Efek Positif Dominasi Astralis di Esports CSGO

astralis csgo

Di Stadium Ponlandia Minggu lalu, para fans esports Counter Strike Global Offensive telah memenuhi tempat dan bahkan rela untuk berdiri hanya untuk menyaksikan final IEM Katowice game ini. Game FPS dari Valve ini sudah terhitung tua, tapi patch dan dunia kompetitif esportsnya tentu seru untuk disaksikan.

Pada event tersebut tim underdog ENCE mampu memanjat ke puncak final setelah mengalahkan tim Liquid dan MIBR yang merupakan tim terbaik ke 2 dan 3 untuk game CSGO. Kejadian ini sungguh mengagetkan mengingat tidak ada yang menduga ENCE mampu menunjukan performa yang baik di event ini. Banyak yang mengatakan ENCE mampu melumpuhkan tim besar tersebut karena mereka meremehkan kemampuan tim ini.

ence csgo

Walaupun mampu mengalahkan tim besar tersebut, di final event ini, tim ENCE sepertinya tidak mampu mengalahkan raja Counter Strike, tim Astralis. Pada match final, permainan ENCE bisa membuat para penonton gigit jari. Sebagai underdog, tim ini tetap menunjukan perjuangan yang baik. Pertempuran antara Nicolai ‘dev1ce’ Reedtz dan Aleksi ‘allu’ Jalli menggunakan AWP adalah momen yang special saat itu. Sayangnya kemampuan mereka masih tidak mampu menumbangkan posisi tim Astralis sebagai monster game Counter Strike.

Dari cerita yang terjadi di event ini, para pengamat esports game mengatakan bahwa standar pemain dan tim saat ini sangat tinggi. Semua pemain menunjukan permainan yang baik dan tidak setengah – setengah di IEM Katowice kali ini.

Jika dibandingkan dengan track record tim yang lama, tentu ada beberapa tim yang mengalami kekalahan beruntun. Walaupun begitu sebagian besar tim mampu menunjukan progress baik dari strategi dan performanya di permainan.

astralis iem katowice

Para pengamat mengatakan peningkatan standar dari para pemain dan tim ini mungkin diakibatkan oleh dominasi tim Astralis pada 2 event major secara beruntun. Jika dulu, mereka hanya menganggap semua orang berada pada lapangan persaingan yang sama, tapi setelah melihat performa Astralis yang mendominasi, tim – tim lain sekarang memiliki target.

Astralis dengan permainan yang brilliant bisa dibilang menjadi standard baru bagi para tim lain dan akhirnya usaha untuk berkembangpun muncul. Sepertinya event Counter Strike esports yang berikutnya akan diwarnai persaingan yang lebih seru.

Leave a Reply