100 Thieves Bentuk Tim CS: GO Pasca Investasi

Ada kabar terbaru di dunia esports, yaitu 100 Thieves bentuk tim CS: GO. Beberapa tahun yang lalu, ada segelintir tim basket NBA yang tertarik untuk terjun di dunia esports. Mereka mulai mengadopsi sistem franchise. Sistem baru inilah yang akhirnya melahirkan tim esports baru. Salah satu tim tersebut adalah 100 Thieves.

100 Thieves baru dibentuk pada 20 November 2017 lalu. Tim esports ini berada di bawah kepemimpinan Matt “Nadeshot” Haag. 100 Thieves juga merupakan tim esports yang berada di bawah naungan tim basket Clevaland Cavaliers, salah satu tim basket yang tergabung dalam NBA.

Sebelum mengungkapkan keinginan mereka untuk membentuk tim Counter Strike: Global Offensive, 100 Thieves sudah mempunyai beberapa tim esports andalan, yaitu League of Legends, Fortnite, Apex Legends, dan Call of Duty. Organisasi esports yang baru ini memang belum mempunyai nama besar. Akan tetapi, 100 Thieves memiliki prospek yang baik di antara organisasi esports asal Amerika Utara lainnya.

Dari beberapa divisi esports yang dimilikinya, divisi Call of Duty adalah divisi esports yang paling banyak mengikuti turnamen dan memperoleh kemenangan. Meski begitu, Nadeshot sepertinya ingin membuat tim baru yang akan membentuk organisasi esports ini lebih besar dan lebih kuat lagi.

Beberapa waktu lalu, organisasi esports 100 Thieves juga mengumumkan bahwa mereka berhasil mengamankan sejumlah investasi. Tak tanggung-tanggung, investasi seri B yang mereka terima sebesar 35 juta dolar Amerika. Dengan uang tersebut, mereka juga mengumumkan akan membentuk markas baru di Los Angeles.

Tak hanya itu, dalam video yang mereka rilis, 100 Thieves tidak hanya menginginkan markas baru. Mereka juga ingin membentuk satu tim lagi yang akan jadi divisi andalan mereka. Divisi esports yang ingin mereka bentuk adalah Counter Strike: Global Offensive.

Nadeshot sebagai pemimpin sepertinya jeli dalam melihat peluang. Tim-tim Counter Strike: Global Offensive asal Amerika Utara saat ini sedang dalam masa kejayaannya. Memanfaatkan peluang ini, Nadeshot pun ingin melebarkan sayapnya di dunia esports dengan membentuk tim CS: GO.

Dalam Video yang baru saja diunggah tersebut, terdengar sangat jelas bahwa Nadeshot tidak diperbolehkan untuk melakukan vlogging saat sedang meeting. Akan tetapi, tak tanggung-tanggung, ia langsung mengatakan bahwa meeting tersebut sedang membicarakan tentang keberadaan tim Counter Strike: Global Offensive miliknya. Saat ini, mereka sedang dalam proses membentuk tim terbaik.

Asal Anda tahu, 100 Thieves sebenarnya sempat memiliki roster Counter Strike: Global Offensive. Beberapa waktu lalu, mereka mengakuisisi tim asal Brazil, yaitu Immortals. Sayangnya, kerja sama mereka tak berhasil baik. Ada banyak masalah yang terjadi antara 100 Thieves dengan Immortals. Akhirnya, kerja sama tersebut hanya berlangsung selama beberapa minggu saja.

Dengan adanya investasi yang bernilai jutaan dollar tersebut, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat 100 Thieves akan segera mengumumkan roster terbaru mereka. Organisasi esports yang cukup berkelas dan terpercaya di Amerika ini tak main-main dalam membentuk tim esports mereka. Jadi, siapa tahu, divisi baru yang mereka bentuk ini akan menjadi tim kuda hitam dalam dunia esports professional Counter Strike: Global Offensive.

Menurut Anda, akankah 100 Thieves berhasil membentuk tim Counter Strike: Global Offensive yang bisa diandalkan? Jika iya, mereka tentu harus membuat tim yang sekuat Team Liquid. Sementara ini, Team Liquid lah yang menjadi raja Counter Strike: Global Offensive di Amerika dan dunia.

 

Leave a Reply