Astralis Membuka Musim 2020 dengan Kekalahan Perih

CSGO Highlights Youtub

Turnamen CS: GO musim 2020 yang pertama kali diikuti oleh Astralis adalah BLAST Pro Series Regular Season. Sayangnya, tim asal Denmark yang selalu dielu-elukan oleh para penggemarnya tersebut belum mampu bermain maksimal dalam turnamen esports tersebut. Astralis membuka musim dengan kekalahan yang menyedihkan sekaligus memalukan. Seperti apa performa Astralis dalam turnamen tersebut? Mari simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

Selama ini, kita memang mengenal Astralis sebagai salah satu tim CS: GO terbaik di dunia. Keganasan tim ini susah sekali ditandingi oleh tim lain. Astralis berhasil menduduki posisi puncak di ranking dunia versi HLTV dalam waktu yang sangat lama. Lalu, memuncaki klasemen dalam ESL World Rank dan posisi pertama di Inter Grand Slam. Dengan segala prestasi tersebut, tim ini mendapatkan julukan sebagai best of the best.

CSGO VOD Maincast Youtube

Dilansir dari liquipedia dan revivaltv, pada awal tahun 2020 ini, tidak seperti biasanya, kita tidak bisa melihat keganasan Astralis. Dalam turnamen BLAST Pro Series Regular Season yang ia ikuti, Astralis bergabung dengan tim-tim besar lainnya di Grup B, seperti Team Vitality, Complexity Gaming, dan Natus Vincere. Jika melihat statistik permainan, tim-tim tersebut bukanlah lawan yang susah bagi Astralis. Sayangnya, tim asal Denmark tersebut justru mengalami kekalahan yang menyakitkan dalam pertandingan Grup B tersebut.

Di babak pembuka, Astralis bertanding melawan Complexity Gaming. Tak seperti yang diperkirakan, Astralis justru bermain tidak maksimal pada pertandingan pembuka tersebut. Complexity Gaming pun secara mengejutkan berhasil mengalahkan Astralis dengan skor telak, yakni 2-0.

CSGO Highlights Youtub

Pertandingan melawan Complexity Gaming ini berlangsung di map Dust II dan Vertigo. Pada map pertama, Astralis tidak bisa menahan serangan dari Complexity Gaming. Mereka pun kalah dengan skor 11-16. Lanjut di map kedua, permainan Complexity Gaming pun makin menggila. Tim ini akhirnya bisa menutup babak pembuka dengan skor 12-16.

Karena kekalahan tersebut, Astralis mau tidak mau harus turun ke lower bracket. Di lower bracket ini, Astralis harus menjalani dua pertandingan lagi untuk bisa sampai ke babak final grup. Lawan pertama yang ia hadapi di babak lower bracket adalah Natus Vincere. Lagi-lagi, tak seperti harapan sebagian besar penggemar, Astralis kembali memperlihatkan permainan buruk.

Pertandingan melawan Natus Vincere di lower bracket berlangsung di Train, Nuke, dan Inferno. Pada map pertama, Astralis sebenarnya sudah bermain dengan sangat baik. Mereka berhasil membungkam Natus Vincere dengan skor mengagumkan, yakni 6-16.

blast premiere Youtube

Sayangnya, lanjut di map kedua yang berlangsung di Nuke, Astralis justru kehilangan kehebatan bermain. Natus Vincere berhasil menyamakan kedudukan dengan meraih kemenangan di Nuke. Skor akhir pertandingan ini adalah 16-11.

Terakhir, map Inferno menjadi penentu siapa yang layak masuk ke babak berikutnya. Dalam hal ini, keduanya sama-sama bermain dengan sangat bagus. Sayangnya, lagi-lagi Astralis harus menelan kekalahan pahitnya. Tim asal Denmark tersebut akhirnya berhasil ditaklukkan dengan skor tipis 16-14. Dengan skor tersebut, perjuangan astralis di BLAST Premier Regular Season pun resmi berakhir.

Dengan hasil yang buruk tersebut, Astralis mendapatkan posisi ke-10 – 12 di klasemen BLAS Premier Regular Season musim ini. Dengan posisi tersebut, mereka harus menjalani satu pertandingan lagi sebelum masuk ke Spring 2020 Finals. Astralis akan berjuang di Spring 2020 Showdown untuk memperebutkan tiket menuju Spring 2020 Finals.

Itulah ringkasan permainan buruk Astralis selama menghadapi turnamen CS:GO BLAST Premier Regular Season musim ini. Kita lihat perkembangan Astralis berikutnya, ya.

Leave a Reply