Astralis Tampil Buruk di BLAST Pro Series: Copenhagen 2019

Turnamen BLAST Pro Series: Copenhagen 2019 resmi digelar pada 1 November 2019. Turnamen CS: GO akbar ini digelar di Royal Arena, Copenhagen. Ada 6 tim yang bertanding dalam kompetisi ini. Mereka memperebutkan gelar sebagai juara sekaligus membawa pulang total hadiah sebesar $250.000 dolar Amerika Serikat. Siapakah kira-kira tim yang akan menjadi pemenang?

Turnamen CS: GO yang satu ini diikuti oleh tim-tim terbaik dunia. Melansir dari liquipedia, enam tim yang bertanding pada BLAST Pro Series: Copenhagen 2019 adalah Astralis, Cloud9, FaZe Clan, Team Liquid, Natus Vincere, dan Ninja in Pyjamas. Pertandingan ini digelar selama 2 hari. Itu berarti hari ini, kita akan bisa melihat siapa pemenang turnamen bergengsi yang diadakan oleh BLAST Pro ini. Para peserta sudah menyelesaikan dua ronde pertama. Masih ada 3 ronde lagi yang digelar hari ini.

Dari dua ronde yang sudah digelar, tak disangka-sangka Astralis jadi tim dengan perolehan poin paling buruk. Mereka mengalami kekalahan berturut-turut dengan skor yang kurang memuaskan. Awal yang buruk ini tentu membuat para komunitas CS: GO terheran-heran. Apa yang salah dengan Astralis?

Di ronde pertama, Astralis bertemu dengan FaZe Clan di map Inferno. Entah apa yang salah dengan Astralis, mereka bermain sangat buruk dalam pertandingan melawan FaZe Clan ini. Map Inferno yang biasanya bisa ditaklukkan dengan mudah oleh Astralis, kali ini berbeda. Astralis kalah dengan perolehan skor terburuk, yakni 2-16. Pertandingan ronde pertama pun dimenangkan dengan mudah oleh FaZe Clan.

Kekalahan yang dialami Astralis pun tak berhenti di situ saja. Di ronde kedua, permainan Astralis pun tak kunjung membaik. Kali ini, lawan mereka adalah Ninja in Pyjamas. Keduanya bermain di map Overpass. Lagi-lagi, Lukas “Gla1ve” Rossander dan kawan-kawan tak bisa membendung serangan berturut-turut dari NIP. Astralis pun kembali menelan kekalahan dengan skor 7-16.

Dengan kekalahan dua kali berturut-turut tersebut, Astralis berada di ujung klasemen. Ini tentu menjadi awal yang buruk bagi tim ini. Selama ini, Astralis selalu dikenal sebagai tim CS: GO terbaik. Namun, kali ini, mereka harus menelan kekalahan dua kali saat melawan FaZe Clan dan juga NIP. Apakah Astralis akan bisa membalikkan keadaan?

BLAST Pro Series: Copenhagen 2019 ini masih menyisakan tiga pertandingan yang akan digelar hari ini. Pada ronde ketiga, Astralis akan bertemu dengan tim asal Amerika Utara, yakni Team Liquid. Selanjutnya, di ronde keempat, Astralis bertemu dengan Natus Vincere. Terakhir, di ronde kelima, Astralis akan bertemu dengan Cloud 9.

Untuk bisa masuk ke Final, Astralis tak boleh kalah lagi di tiga pertandingan terakhir ini. Jika mereka mengalami kekalahan lagi, tak ada jalan lagi untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Jika hal tersebut terjadi, gelaran BLAST Pro Series: Copenhagen 2019 ini akan menjadi mimpi buruk yang akan terus membayangi Astralis. Menurut Anda, apakah Astralis bisa bangkit di hari kedua ini?

Tak hanya Astralis, ketiga tim yang menjadi lawan Astralis tentu mengharapkan kemenangan untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Team Liquid yang menjadi musuh bebuyutan Astralis saat ini hanya mampu berada di posisi ke-4 klasemen sementara. Team Liquid juga harus menang di tiga pertandingan terakhir untuk bisa mengamankan posisi mereka. Tentu tiga pertandingan terakhir ini akan menjadi pertandingan paling menegangkan.

Mampukah Astralis memperbaiki posisinya dalam BLAST Pro Series: Copenhagen 2019? Kita nantikan saja hasil pertandingan hari ini.

Leave a Reply