BnTeT: Pemain CS:GO Professional dengan Pendapatan Tertinggi

Penggemar game Counter Strike: Global Offensive pasti sudah tak asing lagi dengan nama Hansel “BnTeT” Ferdinand. Dia merupakan salah satu pemain CS: GO andalan Indonesia yang baru saja dinobatkan sebagai atlet esports dengan bayaran paling tinggi di Indonesia. Seperti apa kesuksesan BnTeT dalam dunia esports? Yuk simak penjelasan lengkap berikut.

Kategori sebagai atlet esports dengan bayaran tertinggi di Indonesia ini diperoleh dari data Esportsearnings pada 8 Agustus 2019 lalu. Melalui situs tersebut, pendapatan BnTet memang yang paling tinggi di antara semua atlet esports lainnya. Statistik yang ada pada esportsearnings hanya mencatat pendapatan dari hadiah turnamen saja. Gaji bulanan, biaya endorsment, bonus, live streaming, dan pendapatan lainnya belum terhitung.

Esportsnesia

Seperti yang sudah disinggung di atas, BnTeT sendiri merupakan pemain Counter Strike: Global Offensive professional asal Indonesia yang berkarier di luar negeri. Saat ini, ia membela organisasi esports asal Tiongkok, yaitu TYLOO. Penghasilan paling tinggi BnTet bersama TYLOO adalah pada 2018 lalu. TYLOO mengikuti sedikitnya 18 turnamen dan beberapa di antaranya berhasil membawa pulang prize pool juara.

Karier BnTeT bersama Tyloo termasuk cukup cemerlang. Bersama dengan rekan-rekan satu timnya, BnTeT sudah mampu membawa beberapa gelar juara untuk Tyloo. Ini tentu menjadi catatan yang baik sebagai awal baru kariernya di luar negeri.

Sejak bergabung dengan Team NXL di tahun 2013, performa BnTet bisa dibilang cukup stabil dan memuaskan. BnTeT membela Team NXL cukup lama, meskipun ia pernah keluar masuk tim ini. Tak hanya itu, dia juga pernah bergabung dengan tim lokal lainnya, yaitu XCN, Fortius, serta Jakarta Juggernauts.

INDOESPORTS

Performa yang cukup stabil saat membela tim-tim Indonesia akhirnya menarik perhatian salah satu organisasi esports asal Tiongkok. Tyloo datang untuk memboyong BnTeT ke negeri Tirai Bambu tersebut. Pada bulan Maret 2017 lalu, BnTeT pun resmi menjadi salah satu pemain Counter Strike: Global Offensive andalan dari tim Tyloo.

Jika Anda penasaran bagaimana catatan prestasi BnTeT saat membela Tyloo, berikut kami berikan sedikit gambarannya. Tak lama setelah ia bergabung, Tyloo akhirnya berhasil membawa pulang trofi juara untuk turnamen China Cup I divisi Counter Strike: Global Offensive. Pada akhir tahun 2019, Tyloo juga berhasil menjadi runner up ROG Masters 2017. Lalu, pada tahun 2018, Tyloo juga berhasil menjadi juara pada StarLadder ImbaTV Invitational Chongqing 2018 setelah mengalahkan Team Spirit. Lalu, Tyloo juga berhasil menjadi runner up pada kejuaraan Intel Extreme XIII di Shanghai.

medium

Saat ini, BnTet dan Tylo sedang menjalani dua turnamen, yaitu Huya Asia Championships dan DreamHack Masters Malmo 2019 kualifikasi China. Tepat hari ini, Tyloo juga menjalani pertandingan melawan LynnVG dalam rangkaian babak kualifikasi DreamHack Malmo 2019.

BnTeT adalah salah satu atlet asal Indonesia yang sangat beruntung. Kariernya di luar negeri bisa dibilang sangat sukses. Di tengah sepinya scene kompetitif Counter Strike: Global Offensive di Indonesia, BnTeT berhasil memanfaatkan peluang untuk berkarier di luar negeri. Langkahnya tersebut patut ditiru oleh para atlet esports asal Indonesia. 

Kesuksesan BnTeT ini bisa menjadi semangat untuk kaum muda Indonesia. Meski hobi gaming dianggap sebagai hobi yang buruk, ternyata banyak juga orang-orang yang justru sukses di dunia gaming. Kuncinya tentu saja adalah konsisten dan berdedikasi tinggi. Dengan begitu, mimpi untuk menjadi atlet esports professional pun akan segera terwujud.

Leave a Reply