Cloud9 Berhasil Lolos Babak Kualifikasi IEM Katowice 2020

Keputusan Cloud9 untuk akuisisi roster ATK sepertinya membuahkan hasil yang sempurna. Pertandingan perdana yang mereka ikuti berjalan dengan mulus. Tim asal Amerika Utara ini berhasil mencetak rekor yang sempurna dalam kualifikasi Intel Extreme Masters (IEM) Katowice 2020. Apakah ini pertanda bahwa Cloud9 akan kembali bangkit?

Mengulang kembali masa kejayaan memang bukanlah sesuatu yang mudah. Hal ini juga dirasakan oleh Cloud9. Tim ini telah melalui berkali-kali proses perombakan pemain hingga akhirnya memutuskan roster ATK untuk diakuisisi. Beruntung, mantan pemain ATK tersebut berhasil membuktikan kehebatan mereka dengan menjadi juara di IEM Katowice 2020. Cloud9 pun akan melaju ke babak inti melawan tim-tim besar seperti Astralis, Mousesports, Team Liquid, dan banyak lainnya.

Babak kualifikasi IEM Katowice 2020 untuk regional Amerika Utara berlangsung sangat ketat. Pada regional ini, tim-tim besar lain yang juga berjuang untuk bisa lolos adalah Complexity Gaming, MIBR, Furia Esports, INTZ, Riot Squad, Chaos Esports Club, dan Gen G Esports. Cloud9 sendiri harus menjalani 4 pertandingan sebelum berakhir sebagai juara regional.

Dua pertandingan pertama dilalui Cloud9 dengan mulus. Roster yang dipimpin oleh Johnny “JT” Theodosiou ini Riot Squad dan INTZ dengan skor penuh. Cloud 9 pun lolos di upper bracket final. Kali ini, lawan mereka adalah Complexity Gaming. Meski akhirnya berhasil memenangkan pertandingan, Cloud9 sempat terjatuh di map pertama, yakni di Dust II. Di dua map terakhir, JT dan kawan-kawan akhirnya bisa membalikkan keadaan.

Di babak final, Cloud9 bertemu dengan musuh tangguhnya yang lain, yakni MIBR. Di babak final ini, permainan memang lebih condong ke Cloud9. Tak perlu waktu lama, Cloud9 pun berhasil mengalahkan MIBR dengan skor mengagumkan, yakni 3-1.

Revival TV

Dalam pertandingan ini, para pemain yang berhasil menampilkan performa yang sangat bagus adalah Ricky “floppy” Kemery, Josh “oSee” Ohm, dan Aran “Sonic” Groesbeek. Sebagai pemain, mereka berhasil menunjukkan keahlian mereka dalam memainkan game CS: GO. Kemampuan yang bagus dipadukan dengan kerja sama yang apik membuat tim ini tidak terkalahkan. Lalu, yang lebih penting, ketiga bintang utama tersebut masih berusia cukup muda dibandingkan dengan sebagian besar pemain professional CS: GO lainnya. Mereka adalah masa depan Cloud9 yang cemerlang.

Sang kapten sendiri memang belum menunjukkan performa permainan yang bagus. Meski begitu, JT punya kemampuan leadership yang sangat bagus. Meski kemampuannya biasa saja, ia punya kemampuan untuk membuat strategi bagi timnya dan mendorong kawan-kawannya untuk terus berjuang. Kemampuannya dalam memimpin patut diacungi jempol.

Secara garis besar, performa roster baru Cloud9 di pertandingan perdana ini memang sangat bagus. Ke depan, saat menghadapi tim-tim besar lainnya, semoga saja roster baru Cloud9 tetap bisa mencatatkan performa yang manis. Tak hanya kali ini saja, potensi pasukan yang dipimpin oleh JT ini sebenarnya telah terlihat sejak tahun kemarin. Mereka pernah mengalahkan tim-tim besar seperti North, INTZ, G2 Esports, ENVY, dan juga Complexity Gaming. Mantan roster ATK ini pun mendapat julukan sebagai roster juggernaut.

Tahun 2020 diharapkan menjadi tahun kebangkitan bagi Cloud9. Mampukah mereka membawa pulang trofi IEM Katowice 2020 seperti yang diharapkan? Kita ikuti saja perkembangan beritanya. Masih ada waktu untuk melakukan persiapan. Babak utama IEM Katowice 2020 akan digelar pada pertengahan Februari mendatang.

Demikian adalah penjelasan lengkap mengenai hasil kualifikasi regional Amerika Utara di IEM Katowice 2020. Semoga informasi ini bermanfaat!

Leave a Reply