ESL Pro League Pangkas Separuh Peserta dan Buat Konsep Baru

ESL Pro League Season 11 akan segera digelar. Meski begitu, pihak penyelenggara masih sibuk mempersiapkan format baru dan juga tim yang akan bergabung dalam turnamen tersebut. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, panggung profesional CS: GO akan diramaikan dengan hadirnya turnamen kompetitor yang saat ini dikenal dengan B Site. Adanya kompetitor tersebut membuat ESL melakukan banyak perubahan pada turnamen buatannya.

Hingga musim lalu, ESL masih menjadi penyelenggara turnamen CS: GO terbesar di dunia. Dominasinya terhadap panggung profesional CS: GO kini mulai terancam dengan kedatangan B Site. B Site dikabarkan akan membuat turnamen CS: GO dengan hadiah yang sangat besar. Kini, B Site juga sedang mempersiapkan diri dan memilih tim-tim besar yang akan bertanding di bawah turnamen yang mereka buat.

Imbas dari hadirnya B Site dan juga ESL Pro League mau tidak mau harus dirasakan tim-tim CS: GO. Kabarnya, setiap tim dilarang untuk bertanding di dua liga tersebut. Mengapa? Alasannya adalah karena jadwalnya dipastikan akan bertabrakan. Oleh karena itu, keduanya kini sedang sibuk memperebutkan tim-tim besar untuk bermain di bawah naungan mereka.

Mendapatkan tim besar tentu akan bisa mendongkrak popularitas liga. Jika salah satu dari keduanya berhasil membawa seluruh tim besar, bisa jadi kompetitornya akan mati atau tidak bertahan lama. Oleh karena itu, kunci utama agar turnamen mereka tetap banyak penggemar adalah memboyong tim-tim dengan nama besar di seluruh dunia.

Untuk mempertahankan dominasinya sebagai penyelenggara turnamen CS: GO terbesar, ESL Pro League saat ini telah membuat perubahan yang signifikan. Menurut laporan dari jurnalis terpercaya, Jarek “DeKay” Lewis, turnamen ESL Pro League musim ini akan sangat berbeda dengan sebelumnya. Jika sebelumnya jumlah peserta mencapai 48 tim. Musim ini, ESL Pro League memangkas jumlah peserta sebanyak setengahnya, yakni hanya 24 tim saja. Siapakah tim CS: GO yang akan bertanding di turnamen ESL Pro League?

Menurut Laporan Jarek “DeKay” Lewis, berikut adalah tim-tim yang berpartisipasi dalam turnamen ESL Pro League:

  1. Evil Geniuses
  2. Astralis
  3. Fnatic
  4. Team Liquid
  5. Natus Vincere
  6. G2 Esports
  7. FaZe Clan
  8. Complexity Gaming
  9. Ninja In Pyjamas
  10. Mousesports
  11. ENCE
  12. 100 Thieves
  13. Cloud9
  14. Team Vitality
  15. MIBR
  16. North
  17. Heroic
  18. Sharks
  19. TYLOO
  20. Renegades
  21. INTZ
  22. ForZe
  23. FURIA Esports
  24. Virtus Pro

DeKay mengungkapkan bahwa belum ada kejelasan tentang bagaimana ESL memilih tim-tim di atas. Banyak narasumber mengungkapkan bahwa daftar tersebut adalah hasil dari akumulasi finalis playoffs S10, pemenang Mountain Dew League, persetujuan Lanxess, dan juga ranking dunia.

Lalu, kabarnya ESL juga sudah mempunyai rencana untuk tim-tim yang musim sebelumnya mendapat ruang di ESL Pro League, tetapi sekarang tidak. Tim-tim tersebut akan diberikan tempat di kompetisi Mountain Dew League atau disingkat dengan MDL.

Dari daftar di atas, Sobat Gamers mungkin bertanya-tanya mengapa Cloud9 dan MIBR masih masuk dalam turnamen ESL Pro League? Padahal, keduanya sudah dikabarkan akan mengikuti turnamen B Site. Daftar di atas mungkin saja bukan daftar resmi. Jadi, kita tunggu pengumuman resmi dari ESL, ya.

Seperti yang kita ketahui bersama, turnamen ESL Pro League Season 11 memang tinggal menghitung waktu. Sementara itu, turnamen MDL juga akan segera digelar beberapa hari lagi. Dalam hal ini, ESL harus bergerak cepat untuk memastikan siapa saja peserta yang akan berkompetisi dalam turnamen ESL Pro League mereka. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Leave a Reply