ESL Siapkan Hukuman Untuk Tim yang Sering Bolos Turnamen CS: GO

Seperti yang kita ketahui bersama, jadwal turnamen CS: GO memang menjadi yang paling padat di antara turnamen esports lainnya. Hal ini membuat beberapa tim terpaksa melewatkan turnamen yang seharusnya mereka ikuti. Alasan beberapa tim melewatkan turnamen adalah untuk mempersiapkan stamina serta mental demi mengikuti turnamen besar atau turnamen major lainnya yang menurut mereka lebih pantas untuk diperjuangkan dan juga dimenangkan.

Akan tetapi, salah satu penyelenggara kompetisi CS: GO terbesar sepertinya tak cukup senang dengan hal tersebut. ESL membuat peraturan baru yang akan mengatur ketidakhadiran peserta dalam turnamen-turnamen CS: GO. Salah satu penyelenggara turnamen CS: GO terbesar tersebut akan memberikan sanksi bagi tim-tim yang terlalu sering absen dalam turnamen. Seperti apa peraturan baru tersebut? Mari kita simak ulasan lengkapnya pada penjelasan lengkap berikut.

youtube

Dilansir dari revivaltv, rangkuman mengenai peraturan baru yang akan segera diberlakukan oleh ESL ini diperoleh melalui jurnalis esports terpercaya, yakni Jarek “DeKay” Lewis. Selama ini, DeKay selalu memberikan informasi akurat tentang hal-hal yang terjadi di dunia CS: GO. Untuk itu, informasi kali ini tentunya juga akurat. Berikut adalah rangkuman tentang peraturan baru yang dibuat oleh ESL.

Tim akan mendapatkan batas bertanding sebanyak 60 hari. Batas tersebut tidak termasuk peserta minor, major, ataupun ESL Pro League. Jika tim tak mengikuti sebanyak 2 atau lebih turnamen selama satu tahun serta tak memenuhi undangan turnamen ESL sebanyak 2 kali, tim tersebut tidak akan menerima bagi hasil dari ESL. Lalu, akan dikemanakan jatah bagi hasil tersebut? ESL akan memberikannya kepada tim yang aktif dan masih pantas untuk mendapatkannya.

Saat ini, topik tentang bagi hasil tersebut sedang cukup hangat diperbincangkan oleh para komunitas CS: GO, termasuk tim professional CS: GO. Pada tahun 2020 ini, aka nada sebuah liga Counter Strike baru yang diberi nama B-Site. Liga tersebut akan segera digelar pada sekitar bulan Maret mendatang. Nah, kabarnya turnamen baru CS: GO tersebut menawarkan bagi hasil yang cukup menarik, yakni sebesar 1.04 juta dollar Amerika hanya untuk para pemain. Nominal tersebut diperkirakan akan terus bertambah. Itulah alasan mengapa topik bagi hasil ini ramai diperbincangkan oleh semua elemen CS: GO.

win.gg

Adanya liga B-Site ini mengharuskan ESL untuk mempertemukan sebanyak 13 untuk berdiskusi terkait “Persetujuan Lanxess”. Pertemuan tersebut akan diadakan pada 22 – 24 Januari 2020 mendatang. Tujuan utama diadakannya pertemuan tersebut adalah untuk mengikat tim dalam sebuah kontrak ESL Pro League selama 4 tahun ke depan.

Dari 13 tim undangan tersebut, kabarnya tidak ada tim-tim besar seperti Cloud9 dan juga MIBR. Hal tersebut mengindikasikan bahwa dua tim besar tersebut sudah terikat kontrak dengan B-Site. Namun, untuk informasi yang lebih akurat, kita tunggu saja pengumuman resmi dari ESL.

youtube
youtube

Itulah rangkuman lengkap dari peraturan baru yang dibuat oleh ESL. Ada beberapa alasan dibalik diperketatnya kebijakan dari ESL, termasuk tentang sistem bagi hasil. Adanya liga B-Site dengan sistem bagi hasil memang akan sangat menunjang perkembangan tim. Atas kebijakan ini, beberapa tim mungkin akan tertarik untuk bergabung dengan B-Site.

Jika B-Site mampu memberikan semua yang diinginkan para pesertanya, mereka mungkin akan bisa merebut tahta ESL sebagai salah satu penyelenggara turnamen besar di dunia kompetitif CS: GO. Lalu, bagaimana pendapat Sobat Gamers tentang hal ini?

Leave a Reply