Fer: Susah Melawan Astralis Dibanding Team Liquid

Dikutip dari VPEsports yang berhasil mewancarai pemain MIBR, Fernando “Fer” Alvarenga, ternyata ada fakta unik dari Team Liquid. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, saat ini dominasi Team Liquid di cabang esports Counter Strike Global Offensive sangat terasa. Tahun ini, mereka telah berhasil memenangkan 6 turnamen berturut-turut. Mereka juga berhasil mencetak rekor kemenangan Intel Grand Slam dalam waktu kurang dari 3 bulan. Bahkan, memasuki musim ketiga IGS, mereka pun tak menunjukkan kemunduran sama sekali.

MIBR adalah salah satu tim yang bertemu dengan Team Liquid pada IEM Chicago 2019 kemarin. Dalam hal ini, VPEsports berhasil melakukan wawancara kepada salah satu pemain MIBR, yaitu Fer. Dalam wawancara sederhana ini, tim VPEsports menanyakan kepada Fer tentang kondisi Team Liquid sekarang ini. Jawaban yang diberikan Fer pun cukup mengejutkan.

Fer mengatakan bahwa pada saat melawan Team Liquid, ia tak merasakan bahwa tim itu melakukan sesuatu yang spesial atau yang lainnya. Akan tetapi, setiap pemain dalam Tim Liquid sangat hebat. Jadi, meskipun mereka tidak melakukan hal yang spesial, mereka tetap tidak terkalahkan.

Ia juga mengatakan bahwa setiap pemain Team Liquid bisa mendapatkan kill yang banyak dalam tiap ronde. Pemain team Liquid benar-benar sangat hebat. Mereka tidak peduli apa pun, mereka hadir dalam turnamen hanya untuk membunuh para pemain.

Pada sesi wawancara singkat ini, Fer juga mengatakan bahwa sebenarnya lebih susah melawan Astralis dibandingkan dengan Team Liquid. Jika pemain mempunyai kemampuan membidik yang baik juga kemampuan individual yang bagus, pemain pasti bisa membuat Team Liquid agak kerepotan. Akan tetapi, jika melawan tim Astralis tanpa mempunyai pijakan yang kuat dan tidak bisa bermain cerdas, pemain pasti akan kalah.

Dalam hal ini, Team Liquid memang punya skill individu yang sangat luar biasa. Akan tetapi, strategi permainan masih biasa saja. Sementara itu, Astralis yang juga pernah menduduki posisi sebagai tim terbaik dunia mempunyai strategi permainan yang bagus.

Pendapat Fer ini mungkin ada benarnya juga. Kemampuan individu Team Liquid memang sangat luar biasa. Para pemain bisa berkoordinasi dengan baik sehingga meski tak mengeluarkan jurus yang spesial, tim ini tetap bisa memenangkan pertandingan.

Untuk Anda yang belum tahu, berikut adalah susunan pemain dari Team Liquid yang harus tim-tim lain waspadai:

  1. Nicholas “Nitro” Cannela, seorang kapten tim, dan telah bergabung sejak 2015.
  2. Jonathan “EliGE” Jablonowski, baru saja mendapat gelar MVP di IEM Chicago, dan bergabung sejak 2015
  3. Russel “Twistzz” Van Dulken, pemain hebat yang bergabung sejak 2017
  4. Keith “NAF” Markovic, pemain andalan yang bergabung pada 2018
  5. Jacky “Stewie2K” Yip, bergabung pada 2018
  6. Eric “adreN” Hoag, pelatih yang bergabung sejak 2018.

Pemain-pemain ini menjadi paket lengkap kekuatan Team Liquid. Meski dua pemainnya baru bergabung tahun 2018 lalu, mereka bisa menunjukkan permainan yang stabil. Selain itu, vakumnya Astralis di beberapa turnamen juga sedikit menguntungkan Team Liquid. Ke depan, masih ada banyak sekali pertandingan yang harus dihadapi Team Liquid. Akankah Team Liquid akan kembali dihadapkan dengan Astralis?

Seperti yang kita ketahui bersama, Astralis sekarang juga tengah berbenah. Sebagai tim yang pernah lama menduduki posisi sebagai tim Counter Strike Global Offensive terbaik, mereka tentu tidak tinggal diam. Kita tunggu saja bagaimana ke depan antara Astralis dan Team Liquid. Akankah Team Liquid terus bisa mempertahankan gelarnya sebagai tim CS: GO terbaik dunia?

Leave a Reply