GeT_RiGhT Lepas Seragam NIP dan Digantikan Twist

ESL

Nama Christopher “GeT_RiGhT” Alesund sepertinya memang sudah sangat melekat dengan Ninjas in Pyjamas (NIP). Meski tim ini beberapa kali dilanda isu kontroversial, GeT_RiGhT tetap teguh dan setia membela tim kesayangannya tersebut. Dilansir dari liquipedia.net, saking setianya, banyak komunitas Counter Strike: Global Offensive yang beranggapan bahwa divisi ini tak kan bernasib baik setelah ditinggalkan oleh pemain terbaiknya.

Dalam sejarah CS: GO, GeT_RiGhT memang terkenal sebagai pemain paling setia. Ia tercatat pertama kali bergabung dengan tim asal Swedia ini sejak 2012. Itu berarti masa baktinya bersama NIP sudah genap 7 tahun. Selama itu juga, ia sama sekali belum pernah merasakan membela tim lain. Apa lagi kalau bukan setia?

ESL
ESL

Setelah masa bakti yang sangat lama tersebut, GeT_RiGhT akhirnya memutuskan untuk melepas seragam organisasi esports yang sudah sekian lama dibelanya tersebut. Lalu, apa yang menyebabkan pemuda kelahiran 29 Mei 1990 ini melepas posisinya sebagai in game leader NIP?

Baik dari NIP maupun GeT-RiGhT, tidak ada penjelasan pasti mengapa akhirnya pemain berusia 29 tahun ini meninggalkan NIP. Lalu, belum juga ada kabar terbaru akan ke mana pemain muda ini berlabuh setelah meninggalkan NIP. Dalam postingan twitter resmi NIP, pihak manajemen menyatakan terima kasih kepada GeT_RiGhT untuk masa baktinya yang panjang bersama NIP. Bersama NIP, GeT_RiGhT dan tim telah membuat rekor 87-0 yang sekaligus membuka jalan bagi bakat yang bercita-cita tinggi.

ESL
ESL

Setelah kepergian GeT_RiGhT, bukan hal yang mudah untuk mencari pemain pengganti. Meskipun demikian, kursi kosong yang ditinggalkan oleh GeT_RiGhT harus segera diisi mengingat NIP juga sedang menjalani beberapa turnamen. Pada akhirnya, NIP pun merekrut Simon “Twist” Eliasson yang sebelumnya membela Fnatic. Pemain berusia 24 tahun tersebut menjadi pemain terbaik yang ditunjuk untuk menggantikan kursi kosong yang ditinggalkan oleh GeT_RiGhT.

Dari situs resmi yang dikelola oleh NIP, pemain muda berbakat ini akan memegang tanggung jawab sebagai AWP untuk tim NIP. Di dunia CS: GO, pemain yang satu ini sebenarnya sudah cukup berpengalaman. Ia beberapa kali tercatat pernah membela tim-tim besar. Tepat sebelum membela NIP, Twist beberapa kali membela Fnatic. Pemain muda berusia 24 tahun ini juga pernah membela SK Gaming, GODSENT, dan beberapa tim lainnya.

Bersama dengan tim terdahulunya, Fnatic, Twist belum berkesempatan untuk menghadiahkan trofi juara. Menurut catatan, ia hanya pernah mendapatkan trofi juara saat membela Team Ancient pada tahun 2016. Saat itu, timnya menjadi juara pada kompetisi A-Tier Pantamera 2.0.

ESL
ESL

Bersama dengan NIP, semoga saja Twist bisa memberikan kontribusi yang nyata. Menggantikan GeT_RiGhT memang tidak mudah. Untuk beberapa waktu ke depan, Twist mungkin akan sering dibandingkan dengan GeT_RiGhT mengingat kehadiran Twist adalah sebagai pengganti GeT_RiGhT. Meski begitu, penggemar tetap berharap agar Twist bisa bermain maksimal untuk membawa berbagai kemenangan bagi Ninjas in Pyjamas.

Menurut Anda, apakah Twist akan bisa berkembang bersama NIP? Terlepas dari kontroversi yang menimpanya, NIP termasuk salah satu tim tertua dalam sejarah CS: GO. Pengalamannya dalam mengembangkan skill pemain tak bisa diremehkan. Siapa tahu, kehadiran Twist justru akan mengembalikan kejayaan NIP.

Saat ini, NIP sendiri sedang menjalani dua turnamen besar, yakni ECS Season 8 dan DreamHack Masters Malmo 2019. Mereka harus bermain cekatan dan pintar untuk bisa sampai ke babak final di dua turnamen tersebut. Kita doakan saja semoga kehadiran Twist membawa perubahan besar untuk tim CS: GO yang satu ini.

Leave a Reply