Immortals Carikan Rumah Baru untuk OpTic Gaming

Kabar mengejutkan yang terjadi dalam dunia esports sepanjang tahun 2019 ini adalah pembelian Optic Gaming oleh Immortals. Bagi kita yang sudah lama berkecimpung di dunia esports, kita tentu sudah sangat tahu OpTic Gaming.

Organisasi asal Amerika ini tak hanya menaungi bidang esports Counter Strike Global Offensive. Ia telah melebarkan sayapnya ke beberapa divisi esports lainnya, yaitu Call of Duty, Dota 2, Gears of War, League of Legends, serta Overwatch. Tim ini juga dikenal sebagai rival abadi FaZe Clan ketika esports masih belum berkembang seperti sekarang.

Immortals sudah yakin untuk mengakuisisi tim League of Legends. Akan tetapi, nasib tim CS: GO dan juga Overwatch masih harus menanti kepastian. Lalu, berdasarkan postingan twitter dari Tomi sebagai Vice President Immortal Gaming Club (IGC), ia menjelaskan beberapa gambaran kondisi tim Counter Strike Global Offensive yang kini berada dalam naungan Immortals.

Menurut postingannya pada 12 Juni 2019, kita bisa mengetahui bahwa saat ini IGC sedang melakukan pencarian rumah baru untuk tim Counter Strike Global Offensive milik OpTic Gaming. Hal ini dilakukan demi menghindari kemungkinan pelanggaran undang-undang atas kepemilikan tim. Pihak IGC juga sudah menghubungi Valve tentang hal ini. Mereka sedang bekerja sama dengan tim untuk memastikan bahwa Tim CS: GO merasa senang atas keputusan dari Valve.

Tim CS: GO Optic Games sebenarnya bukan tim yang abal-abal. Bagaimanapun, ia pernah beberapa kali menjuarai turnamen Counter Strike Global Offensive. Pada tahun 2018 lalu, ia juga berhasil menduduki posisi runner up pada kejuaraan CS_Summit 3 setelah kalah dari tim NRG Esports.

Puncak karier cemerlang tim ini berada pada tahun 2016 lalu. Selama tahun tersebut, ia berhasil membawa pulang setidaknya 4 trofi juara dari turnamen regional maupun dunia. Pada bulan Januari 2016, ia berhasil menjuarai ELEAGUE Road to Vegas. Lanjut pada bulan Mei 2016, ia juga berhasil membawa pulang trofi Americas Minor Championship. Di Bulan November, ia juga berhasil menjuarai kompetisi Northern Arena 2016. Lalu, tepat pada akhir tahun 2016, tim CS: GO Optic Gaming menutup tahun dengan menjuarai kompetisi ELEAGUE Season 2 dan menjadi runner up kejuaraan Esports Championship Series S2 – Finals.

Melihat beberapa prestasi yang dimilikinya, tim CS: GO OpTic Gaming ini sebenarnya cukup menjanjikan. Saat ini, roster utama yang masih dalam naungan OpTic Gaming adalah Kristian “k0nfig” Wienecke, Marco “Snappi” pfeiffer, Ismail “refrezh” Ali, Mathias “MSL” Sommer Lauridsen, dan Nikolaj “niko” Kristensen, serta sang pelatih Casper “ruggah” Due.

Dikutip dari laman Dot Esports, Immortals sekarang ini masih mempunyai kontrak dengan k0nfig juga kapten tim, MSL. Keduanya dianggap sebagai pemain yang cukup menjanjikan dan sangat mungkin untuk bisa bermain di luar kawasan mereka. Tak hanya kedua pemain di atas, sebenarnya semua pemain juga punya potensi yang cukup bagus. Jika IGC mau melakukan negosiasi satu per satu dengan pemain, IGC pasti bisa mendapatkan solusi terbaik.

Kejadian yang dialami oleh tim Counter Strike Global Offensive OpTic Gaming yang terpaksa melakukan pemindahan kepemilikan bukan kali ini saja terjadi. Hal serupa juga pernah terjadi pada tahun 2018 silam yaitu saat Godsent dijual ke Red Reserve kemudian memberikan tempatnya untuk tim Astralis.

Kita tunggu saja kabar terbaru dari Immortals Gaming Club. Semoga saja tim Counter Strike Global Offensive OpTic Gaming mendapatkan tempat baru yang lebih baik dan bisa membawa tim mereka pada posisi yang lebih baik.

 

Leave a Reply