Johnta, Mantan TYLOO, bergabung dengan Winstrike

Ivan “Johnta” Shevtsov, pria asal Ukraina dan mantan pelatih TYLOO resmi bergabung dengan Winstrike pada 20 Mei 2019 lalu. Johnta secara resmi telah menandatangani kontrak perjanjian dengan tim esports yang asal Rusia, Winstrike, sebagai pelatih utama. Bisa dibilang, kali ini Johnta pulang kampung karena bergabung dengan tim esports Rusia.

Salah satu pelatih top Counter Strike Global Offensive akhirnya menemukan rumah baru setelah bulan lalu resmi keluar dari TYLOO karena permasalahan bahasa yang kurang mendukung dan juga visi misi yang tak sejalan. Ivan “Johnta” akhirnya bisa kembali ke arena CS: GO dengan membela tim Winstrike sebagai seorang pelatih utama.

Pengumuman Resmi Bergabungnya Johnta dengan Winstrike

Pengumuman ini pertama kali dimuat dalam akun twitter resmi Winstrike. Dalam postingan twitter tersebut, Johnta atau pria bernama asli Ivan Shevtsov mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali bergabung dengan tim CS: GO yang satu bahasa dengannya, yaitu bahasa Rusia. Ivan juga mengatakan bahwa dirinya sudah tidak sabar bertemu dengan rekan-rekan satu timnya pada latihan perdana. Ia berkomitmen untuk memberikan yang terbaik pada tim barunya tersebut.

Ungkapan kebahagiaan tersebut selain bisa aktif kembali di dunia CS: GO, Johnta juga bisa bertemu rekan lamanya saat di HellRaisers dan FlipSid3. Mereka adalah bondik dan WorldEdit. Mereka akan menjadi satu tim yang kuat karena sudah memiliki chemistry yang baik antara tim dengan pelatih. Sekarang ini, tim CS: GO Winstrike mempunyai roster yang cukup kuat, yaitu Vladyslav “bondik” Nechyporkchuk (Ukraina), Georgi “WorldEdit” Mikhailov (Rusia), Kirill “Boombl4” Mikhailov (Rusia, kapten tim), David “n0rb3r7” Danielyan (Rusia), Auriman “Kvik” Kvaksys (Lithuania), dan sang pelatih Johnta yang juga berasal dari Ukraina.

Tim ini diprediksi akan menjadi tim yang kuat di Rusia. Kemampuan Johnta sebagai pelatih CS: GO sudah tidak diragukan lagi. Sebelumnya, ia telah memperkuat TYLOO, tim asal China, yang merupakan tim terbaik kelas dunia. Namun, karena masalah bahasa, Johnta menjadi kurang maksimal dalam melatih mantan timnya itu. Kali ini, Johnta bisa melakukan yang terbaik untuk tim barunya tanpa ada kendala bahasa.

Prestasi Winstrike di Kancah Esport

Winstrike bukan tim esport abal-abal. Di Rusia, tim ini berada pada posisi terbaik ketiga setelah tim ForZe dan tim Team Spirit. Di kancah dunia, tim ini masuk di posisi 60 tim terbaik di dunia. Sejak tim ini kedatangan pemain veteran Georgi “WorldEdit” Yaskin pada akhir tahun 2018, performa Winstrike bisa dibilang sangat stabil. Lalu, kedatangan pelatih baru yang sangat kompeten di bidang CS: GO diharapkan bisa membuat tim ini semakin melambung dengan membawa pulang banyak tropi.

Agenda turnamen terdekat yang akan diikuti oleh Winstrike adalah CIS Minor Closed Qualifier. Turnamen ini akan diselenggarakan pada 8 – 10 Juni 2019 mendatang. Mereka akan dihadapkan pada tim-tim terbaik Rusia lainnya, termasuk tim Vega Squadron juga Team Spirit. Kehadiran Johnta memang menjadi semangat tersendiri untuk tim ini.

Sebagai pecinta esport Counter Strike Global Offensive, kompetisi antara tim-tim terbaik sangat menarik untuk disaksikan. Kita tentu tidak sabar menunggu Tim Winstrike untuk berpartisipasi dalam kompetisi CS: GO dunia. Siapa tahu, Johnta bisa bertemu dengan mantan tim yang pernah dibela, yaitu TYLOO sehingga pertandingan tentu bisa berjalan lebih menarik dan seru untuk disaksikan bersama. Kita nantikan saja beberapa waktu ke depan.

 

Leave a Reply