Kalahkan Team Liquid, Astralis Juarai ECS S8

Youtube

Turnamen CS: GO bergengsi Esports Championship Series atau ECS S8 baru saja selesai digelar pada 1 Desember 2019 lalu. Pertandingan yang satu ini mempertemukan tim-tim terbaik asal Amerika dan juga Eropa. Ada 8 tim yang bertanding di turnamen CS: GO ini, yakni AVANGAR, Ninja In Pyjamas, Astralis, Fnatic, Shark Esports, Evil Geniuses, Team Liquid, dan juga MIBR. Melihat nama-nama tim yang bertanding, turnamen yang satu ini cukup menyajikan pertandingan yang sangat seru.

DIlansir dari Liquipedia, sebelum masuk ke babak final, masing-masing tim menjalani babak penyisihan regional, yakni Amerika Utara dan Eropa. Masing-masing regional mengirimkan 4 tim wakilnya ke final ECS Season 8. Meski diikuti banyak tim besar, Astralis kembali menunjukkan dominasinya. Setelah melalui babak penyisihan grup, Astralis akhirnya dipertemukan dengan Team Liquid di babak final.

Pertemuan antara dua tim besar di babak final tentu menjadi pertandingan yang sangat menarik. Seperti yang kita ketahui bersama, dua tim tersebut sempat berebut singgasana sebagai tim CS: GO terbaik dunia. Pertemuan antara Astralis dan Liquid memang selalu ditunggu-tunggu.

Youtube

Pada turnamen ini, keduanya sama-sama berjuang keras untuk menjadi juara. Pertandingan final berlangsung di tiga map pilihan, yakni Vertigo, Nuke, dan Dust II. Pada awal pertandingan, Team Liquid sebenarnya sudah bermain cukup bagus. Mereka berhasil mengamankan posisi dengan memenangkan pertandingan di map Vertigo. Skor akhir map pertama adalah 15-19. Permainan keduanya memang cukup seimbang. Namun, Liquid berhasil mengungguli performa dari Astralis.

Tak mau kalah begitu saja, Astralis pun mulai bangkit di match kedua, yakni di Nuke. Device dan kawan-kawan melakukan perlawanan yang maksimal di babak kedua ini. Serangan demi serangan diluncurkan untuk bisa menguasai pertandingan. Tak butuh waktu lama, Astralis pun berhasil menumbangkan Team Liquid di match kedua. Skor akhirnya adalah 16-11.

Karena skor antara Astralis dan Team Liquid seimbang, pertandingan ketiga menjadi pertandingan penentu antara keduanya. Sang pemenang di babak ketiga akan menjadi juara ECS Season 8. Babak ketiga adalah pertarungan hidup dan mati. Para komunitas CS: GO sangat antusias menyaksikan pertandingan di babak ketiga ini.

Youtube

Di map Dust II, Astralis berhasil menguasai pertandingan sejak awal pertandingan. Dominasi mereka terus berlanjut hingga ke akhir pertandingan. Tanpa perlawanan yang berarti, Astralis pun berhasil menumbangkan Team Liquid dengan mudah. Pertandingan ketiga ini selesai dengan skor 16-8. Usai pertandingan yang sengit, Astralis pun berhasil mengukuhkan posisinya sebagai juara dunia.

Tak hanya berlangsung dengan cukup menegangkan, partai final antara Astralis dan Team Liquid juga dibumbui dengan gengsi antarwakil regioanal, yakni Eropa dan Amerika Utara. Pertandingan ini tak hanya memperebutkan gelar juara ECS, tetapi juga perebutan tahta sebagai tim CS: GO terbaik dunia.

Youtube

Astralis sudah berhasil menunjukkan taringnya. Meski sempat bermain buruk pada beberapa pertandingan terakhir, nyatanya Astralis masih cukup kuat untuk menumbangkan Team Liquid. Tak hanya mematahkan pertahanan Team Liquid, Astralis juga berhasil menumbangkan tim asal Amerika Utara lainnya, yakni Evil Geniuses (EG). Ini menjadi bukti kuat bahwa Astralis masih tetap menjadi tim yang tak terkalahkan.

Dengan kemenangan ini, Astralis berhak membawa pulang hadiah utama senilai $25.000 Dollar Amerika atau senilai Rp 3 miliar rupiah. Sementara Team Liquid yang berada di posisi kedua berhak membawa pulang hadiah sebesar $100.000 dollar Amerika Serikat. Sekali lagi, selamat untuk Astralis yang telah berhasil menambah trofi juara mereka.

Leave a Reply