Kisah Fnatic Sang Juara DreamHack Masters Malmo 2019

HLTV

Kejuaraan Counter Strike: Global Offensive bertajuk DreamHack Masters Malmo 2019 telah selesai digelar pada 6 Oktober 2019 lalu. Seperti yang sudah disebutkan kemarin, ada banyak kejutan selama pelaksanaan salah satu turnamen CS: GO bergengsi ini. Dilansir dari revivaltv.id, kalahnya tim-tim besar di awal pertandingan membuat kejuaraan ini menjadi salah satu turnamen yang mematahkan ekspektasi para komunitas CS: GO. Tim asal Swedia, Fnatic, pun dengan gagahnya menjadi juara turnamen ini.

Setelah tumbangnya tim-tim besar seperti Team Liquid, Natus Vincere, Evil Geniuses, hingga tim besar sekelas Astralis, babak grand final menyisakan Team Vitality dan Fnatic. Sungguh pertandingan final yang tak terduga bukan? Seperti apa keseruan pertandingan final yang satu ini?

HLTV
HLTV

Kalau dilihat dari susunan pemainnya, masing-masing tim terdiri dari para pemain dengan kewarganegaraan yang sama. Fnatic dengan seluruh pemainnya berkewarganegaraan Swedia dan team Vitality dengan seluruh pemainnya berkewarganegaraan Perancis. Pertandingan final yang tak terduga-duga ini pun berlangsung dengan sangat menegangkan mengingat kedua tim ini sama-sama berhasrat untuk menjadi juara.

Babak pertama berhasil dikuasai oleh Team Vitality dengan skor kemenangan yang sangat tipis, yakni 14 – 16. Perlawanan yang terjadi pada babak pertama ini sangat menarik untuk disaksikan. Skill kedua tim ini benar-benar diuji di babak pertama.

Dreamhack
Dreamhack

Berlanjut ke babak kedua, pertandingan pun tak kalah menegangkan. Keduanya sama-sama tak memperlihatkan kelemahan mereka. Bahkan, saking seimbangnya Team Vitality dan Fnatic, mereka membutuhkan overtime yang berlangsung hingga beberapa ronde. Pertandingan kedua ini pun akhirnya dimenangkan oleh Fnatic dengan skor 19-16. Kedudukan keduanya pun sama, yakni 1-1.

Pertandingan ketiga menjadi penentu siapa yang akan memegang trofi juara DreamHack Masters Malmo 2019. Pertandingan penentu ini diselenggarakan di map Mirage. Dari match terakhir ini, bisa kita lihat sendiri bagaimana indahnya permainan Mathieu “ZywOo” Herbaut . Akan tetapi, seperti yang kita ketahui bersama, pertandingan Counter Strike: Global Offensive bukan tentang kemampuan individu, mereka juga harus mempunyai kekompakan tim yang baik agar bisa memenangkan pertandingan.

Dreamhack
Dreamhack

Hasilnya, pasukan yang dipimpin oleh Maikil “Golden” Selim ini berhasil membawa Fnatic meraih gelar bergengsi sebagai Juara DreamHack Masters Malmo 2019. Pada babak ketiga ini, Fnatic berhasil menumbangkan Team Vitality dengan skor tipis 13-16. Selain membawa pulang trofi bergengsi, sebagai pemenang, Fnatic juga berkah membawa pulang hadiah utama sebesar $ 100.000 dolar Amerika. Mereka juga mendapatkan satu tempat untuk melaju ke babak IEM Katowice 2020. Hasil akhir ini tentu menjadi kado terindah untuk tim asal Swedia tersebut.

Lalu, di tempat kedua, Team Vitality pun berhak membawa pulang hadiah sebesar $50.000. Berpredikat sebagai runner up, Team Vitality memang tidak mendapatkan slot untuk kompetisi IEM Katowice. Akan tetapi, pertandingan ini memberikan pengalaman yang berharga untuk mereka. Sebagai tim yang masih belum lama berdiri, prestasi yang diraih Team Vitality membuat mereka menjadi salah satu tim yang tak boleh dipandang sebelah mata.

Usai digelarnya turnamen DreamHack Masters Malmo 2019, para komunitas memang masih sibuk memperbincangkan hasil yang tak terduga-duga. Kehadiran Fnatic dan Team Vitality di babak final adalah salah satu kejutan besar di antara banyak kejutan lain selama pertandingan. Fnatic yang diperkuat dengan Maikil “Golden” Selim serta Robin “flusha” Ronnquist akhirnya bisa membuktikan kehebatannya. Fnatic bahkan sempat menaklukkan Astralis. Ke depan, tim ini mungkin akan mencetak sejarah-sejarah baru lainnya di dunia CS: GO.

Leave a Reply