Masuk Top 5 FURIA Kini Berada di Posisi 7 Terbaik

Pada pertengahan Juni lalu, tim asal Brazil FURIA berhasil masuk top 5 di bawah Team Liquid, Astralis,  ENCE, dan Vitality. World Ranking CS: GO ini diperoleh dari HLTV ranking. Pencapaian FURIA ini tentu menjadi pencapaian yang luar biasa untuk tim yang baru berumur 2 tahun. Banyak komunitas yang juga terkejut dengan prestasi luar biasa dari tim yang sebelumnya kurang begitu terdengar namanya. Apa yang menyebabkan FURIA bisa menempati posisi kelima?

Kemampuan FURIA mulai mendapatkan perhatian dunia saat mengikuti turnamen Esports Championship Series (ECS) Season 7. FURIA datang dan langsung membuat sensasi pada kejuaraan tersebut.

Sebelumnya, tim Counter Strike Global Offensive asal Brazil yang sudah lama kita kenal adalah MIBR. Pada turnamen ECS Season 7, kita dipaksa untuk mengenal tim FURIA. Seperti yang kita tahu, tim yang diperkuat Kaike “KSCERATO” Cerato dan kawan-kawan mengikuti turnamen ini tanpa prestasi yang bagus. Akan tetapi, semuanya berubah setelah ECS berlangsung. FURIA yang bukan siapa-siapa bisa mengalahkan tim besar seperti North dan juga Astralis. Ini tentu mengejutkan banyak pihak.

Kita tentu tahu bahwa Astralis dalam dunia Counter Strike Global Offensive adalah tim yang tidak bisa diremehkan. Ia sempat mengukuhkan status sebagai tim terbaik dunia selama kurang lebih satu tahun. Meski begitu, FURIA sepertinya tak gentar dengan titel tersebut. Bahkan, FURIA berhasil mengalahkan tim terkuat tersebut sebanyak 2 kali pada babak group stage. Ini lantas membuat mata dunia tertuju kepada FURIA.

Meski sempat tunduk saat berhadapan dengan Vitality, tim FURIA sudah berhasil mengambil perhatian masyarakat dunia. Tak disangka-sangka, tim kecil asal Brazil ini sudah menjelma menjadi tim yang tak bisa diremehkan. Penampilan yang bagus dan konsisten ini pun sukses membawa FURIA menempati posisi ke 5 tim Counter Strike Global Offensive terbaik menurut HLTV.

Tak hanya ECS, pada turnamen DreamHack Master Dallas juga menjadi panggung besar mereka untuk menarik perhatian dunia. FURIA telah berhasil menunjukkan kemampuan underdog mereka. Pada turnamen Master Dallas, FURIA juga sudah berhasil mengalahkan beberapa tim besar, seperti Fnatic, Vitality, dan NRG, sebelum pada akhirnya kalah dengan Team Liquid.

Setelah beberapa minggu berhasil menempati posisi ke-5, FURIA saat ini berada di posisi ke-7. NRG dan FaZe berhasil menggeser kedudukannya. Meski menempati posisi 7, tim ini tetap jadi tim yang tak boleh diremehkan. Seperti yang telah dijelaskan di atas, FURIA baru bergabung pada 2017. Itu berarti usianya baru sekitar 2 tahun. Akan tetapi, keberanian dan kekuatan mereka dalam bertanding tak bisa diragukan lagi. Ia sukses masuk top 10 tim Counter Strike Global Offensive terbaik. Ke depan, FURIA pasti bisa memberikan kejutan-kejutan lain yang luar biasa.

Saat ini, tim ini diperkuat oleh Andrei “arT” Piovezan sebagai kapten. Lalu, ada juga Yuri “yuurih” Gomes, Vinicius “VINI” Figueirdo, Kaike “KSCERATO” Cerato, dan Rinaldo “ablej” Moda. Semua pemain berasal dari Brazil. Mereka juga dilatih oleh pelatih asal Brazil, yaitu Nicholas “guerri” Nogueira. Barisan pemain dan pelatih yang semuanya berasal dari Brazil sepertinya membuat mereka tak kesulitan dalam membangun kerja sama dan chemistry. Ini menjadi kekuatan utama sebuah tim selain skill pribadi yang mereka miliki.

Dari penjelasan ini, kita bisa melihat sendiri bahwa FURIA menjadi tim asal Brazil yang sangat potensial. Kita lihat saja bagaimana performa mereka dalam kejuaraan ESL One: New York 2019 yang sekarang ini sudah masuk babak qualifier.

 

 

Leave a Reply