NRG Esports Klarifikasi Tentang Kepergian Roster CS: GO

HLTV

Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini mantan pemain CS: GO NRG Esports bergabung dengan rumah baru, yakni Evil Geniuses. Seragam baru yang dipakai mantan pemain NRG Esports tentu saja mengejutkan kita semua. Mengapa semua pemain memutuskan pergi dari NRG Esports? Apakah organisasi esports ini benar-benar pamit dari ranah kompetitif CS: GO?

Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ternyata pihak NRG Esports sendiri sudah melakukan transaksi dengan Evil Geniuses. Transaksi mereka tak tanggung-tanggung. NRG Esports menjual seluruh pemain CS: GO mereka kepada Evil Geniuses. Keputusan ini tentu memberikan kekecewaan tersendiri bagi fans NRG. Banyak penggemar yang mempertanyakan keputusan pihak manajemen NRG.

Tak ingin berlarut-larut mengecewakan penggemarnya, Andy Miller selaku Co-CEO NRG Esports memutuskan untuk angkat bicara. Ia memberikan beberapa komentarnya tentang pilihan mereka untuk turun panggung dalam panggung kompetitif CS: GO. Andy juga membuka forum Reddit untuk melakukan tanya jawab kepada seluruh penggemar CS: GO yang merasa penasaran dengan langkah yang diambil NRG. Dari semua penjelasan yang ada, Andy menyebutkan bahwa ini juga menjadi keputusan yang sulit bagi NRG.

dexerto
dexerto

Menurut Andy, keputusan untuk menjual roster CS: GO adalah sesuatu yang menyakitkan hati. Selama bertahun-tahun, mereka mencoba untuk membentuk dan membangun tim yang kuat. Ia pribadi juga sangat menyukai kinerja para pemainnya. Akan tetapi, saat ini ruang CS: GO yang tersedia sudah sangat gila. Andy ingin NRG bisa tetap eksis dalam waktu yang lama. Namun, sangat disayangkan bahwa model Counter Strike saat ini tak bisa membantu mereka untuk mencapai tujuan tersebut.

youtube
youtube

Selain itu, Andy Miller juga menyebutkan bahwa jumlah gaji yang diterima oleh para pemain juga tak masuk akal. Menurutnya, tim CS: GO yang besar di Amerika Serikat setidaknya membutuhkan gaji sekitar $2 juta dolar Amerika per tahun. Dengan begitu, pemain dan tim itu sendiri bisa lebih berkembang.

Lalu, akankah NRG membentuk kembali tim CS: GO pada masa mendatang? Sang Co-CEO juga menjawab pertanyaan ini dengan lugas. Untuk saat ini, mereka belum mempunyai rencana untuk membentuk dan membangun kembali tim CS: GO.

Menanggapi keputusan NRG, kita bisa membandingkannya dengan langkah-langkah yang dipilih oleh tim dalam menangani cabang game lain. Untuk saat ini, NRG sepertinya cukup tertarik untuk berpartisipasi dalam sistem franchise. Hal ini bisa dilihat dari upaya mereka yang gencar memasarkan Call Of Duty League dan juga Overwatch League yang akan segera dibuka beberapa pekan mendatang.

talkesports
talkesports

Mantan pemain CS: GO NRG Esports sendiri saat ini sedang berjaya bersama dengan Evil Geniuses. Meski belum berhasil memenangkan trofi DreamHack Masters Malmo 2019, tim ini saat ini berada di posisi ketiga di setelah di bawah Astralis dan Team Liquid. Ini tentu jadi kemajuan yang luar biasa. Peter “Stanislaw” Jarquz berhasil mengasuh timnya menuju peringkat yang sangat baik.

Kesuksesan debut mereka dengan seragam Evil Geniuses dibuktikan dengan trofi ESL One: New York 2019 yang berhasil mereka bawa pulang. Namun, tim ini masih harus berlatih lebih keras lagi agar performa mereka stabil.

Mungkin NRG Esports sendiri sedikit menyesal karena memilih untuk melepaskan roster CS: GO mereka. Akan tetapi, sebagai salah satu organisasi besar yang ada di Amerika Serikat, NRG tentu punya pertimbangannya sendiri. Apa pun itu, semoga ini menjadi keputusan yang terbaik untuk NRG Esports.

Leave a Reply