Pemain CSGO Terbaik Indonesia Juarai DreamHack Anaheim 2020

Beberapa waktu lalu, pemain CSGO terbaik Indonesia, Hansel “BnTeT” Ferdinand, resmi bergabung dengan organisasi esports asal Korea Selatan, Gen.G Esports. Organisasi tersebut membentuk tim CSGO yang beroperasi di Amerika Utara. Meski baru saja dibentuk pada Desember 2019 lalu, Gen.G Esports sudah menunjukkan kehebatan mereka. Kemarin, Gen.G Esports berhasil menjuarai turnamen DreamHack Anaheim 2020. Seperti apa performa Gen.G Esports di kejuaraan tersebut?

Selama ini, kita memang mengenal BnTeT CSGO sebagai pemain hebat di Indonesia. Akan tetapi, kita tentu tidak menduga bahwa pemain tersebut juga bisa berprestasi di regional Amerika-Eropa yang merupakan kendang bagi tim-tim CS: GO terbaik dunia. Bersama dengan Gen.G Esports, BnTeT berhasil menunjukkan skill terbaiknya.

dreamhack

Dilansir dari revivaltv dan liquipedia, kemampuan Gen.G Esports pada turnamen DreamHack Anaheim 2020 memang bisa dibilang sangat sempurna. Dari babak kualifikasi hingga melaju ke babak utama, BnTeT dan teman-temannya sukses menjadi tim yang tak terkalahkan sepanjang turnamen. Padahal, jika kita melihat susunan tim yang bertanding di turnamen ini, cukup mustahil untuk menjadi tim yang tak terkalahkan.

Pada babak kualifikasi grup, Gen.G Esports bergabung dengan tim-tim papan atas lainnya, yakni ENCE, MIBR, dan Complexity Gaming. Pada pertandingan pertama, Gen.G langsung dipertemukan dengan ENCE, salah satu tim terbaik CS: GO. Beruntung Gen.G bisa langsung mengalahkan tim tersebut dengan skor tipis 14-16. Pemain CSGO terbaik Indonesia, BnTeT, juga ikut andil dalam kemenangan pertama tersebut.

dreamhack

Selanjutnya, Gen.G Esports dihadapkan dengan Complexity Gaming yang baru saja mengalahkan MIBR. Tak sesusah pertandingan pertama, Gen.G berhasil menumbangkan Complexity Gaming dengan skor tipis 16-13. Dengan dua kali kemenangan berturut-turut, Gen.G pun sukses menjadi juara grup. Ia dan Complexity Gaming menjadi wakil Grup B untuk maju ke babak semifinal.

Di sisi lain, Grup A diisi oleh FURIA Esports, North, Endpoint, dan ForZe. Pertandingan di grup A juga tak kalah menariknya. FURIA Esports dan North akhirnya berhasil mewakili Grup A untuk lanjut ke babak semifinal.

Pada pertandingan pertama, Gen.G Esports dihadapkan dengan North. Sementara itu, FURIA Esports berhadapan dengan Complexity Gaming. Format pertandingan semifinal ini adalah best of three.

Pada babak pertama, Gen.G esports mengawali pertandingan di map Dust II. Baik, Gen.G maupun North sama-sama bermain ketat. Dengan perjuangan ekstra, Gen.G akhirnya berhasil mengalahkan North dengan skor 16-13.

Lalu, memasuki pertandingan kedua, map yang dipilih adalah Mirage. Lagi-lagi, pertandingan keduanya berlangsung cukup panas. North sempat unggul dengan skor 7-8. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, Gen.G bisa membalikkan keadaan. Babak kedua pun tetap dimenangkan Gen.G dengan skor 16-14. Gen.G akhirnya lolos ke babak final.

dreamhack

Pertandingan antara FURIA dengan Complexity juga tak kalah menarik. Keduanya sama-sama tak mau kalah. Sayang, Complexity berhasil dikalahkan oleh FURIA dengan skor 2-1.

Pada babak final, Gen.G dan FURIA pun bertarung habis-habisan. Pada map pertama yang berlangsung di Nuke, Gen.G berhasil memukul FURIA dengan skor telak 16-17. Tak mau menyerah begitu saja, FURIA berusaha memberikan perlawanan sengit di map kedua yang berlangsung di Inferno. Namun, lagi-lagi, pemain CSGO terbaik Indonesia, BnTeT, dan kawan-kawan berhasil memukul mundur FURIA dengan skor 19-15. Pertandingan final pun berakhir dengan skor 2-0.

Tim CSGO Esports baru bernama Gen.G Esports akhirnya berhasil meraih gelar juara. Dengan kemenangan tersebut, Gen.G berhasil membawa pulang hadiah sebesar US$50.000. Mereka juga mendapatkan satu tiket menuju DH Masters Jönköping.

Dengan prestasi tersebut, BnTeT tak hanya dikenal sebagai pemain CSGO terbaik Indonesia. Pemain tersebut pun berhasil menunjukkan prestasinya di kancah internasional.

Leave a Reply