RFRSH Entertainment Pisah dengan Astralis Origen

Beberapa waktu lalu, menurut laporan dari HLTV, RFRSH Entertainment mengungkap bahwa Astralis dan Origen sebentar lagi akan berjalan terpisah dari induk perusahaan mereka. Hal ini disampaikan sendiri oleh CEO RFRSH Entertainment, Nikolaj Nyholm. Ia juga mengungkapkan bahwa untuk sementara ini, Astralis dan Orgen akan dinaungi sebuah perusahaan baru bernama RFRSH Team. Nama RFSH Team ini juga hanya sebagai nama sementara. Ke depan, mungkin saja akan ada perubahan.

Untuk selanjutnya, RFRSH Entertainments akan fokus pada penyelenggaraan BLAST Pro Series dan segala hal yang berkaitan dengan BLAST. Kemudian, hal-hal berkaitan dengan tim, baik Astralis maupun Origen akan ditangani oleh RFRSH Teams.

Untuk saat ini, perusahaan esports paling populer di dunia ini sedang melakukan negosiasi pemisahan dengan para pemegang saham RFRSH Entertainment dan juga RFSH Teams. Nikolaj juga sempat mengungkapkan bahwa ide pemisahan entiti perusahaan ini setidaknya baru bisa selesai setelah kejuaraan StarLadder Berlin Major 2019 mendatang.

Menurut beberapa rumor yang beredar, pemisahaan kedua entiti tersebut disebabkan oleh adanya konflik kepentingan antara Astralis dan juga BLAST Pro Series. Yang mana sebelumnya kedua entiti tersebut dinaungi oleh perusahaan yang sama, yaitu RFRSH Entertainment. Isu konflik kepentingan ini sudah menyebar luas di kalangan komunitas counter strike global offensive.

Isu ini muncul setelah Astralis beberapa kali melewatkan pertandingan selain BLAST, yaitu EIM Sydney 2019 dan juga DreamHack Masters Dallas 2019. Para komunitas menilai bahwa Astralis pilih-pilih turnamen. Meski begitu, Astralis sendirilah yang mendapatkan dampak buruknya. Setelah melewatkan beberapa turnamen counter strike global offensive, kini Astralis tak lagi berada di tahta Tim CS: GO terbaik dunia. Kedudukannya perlahan-lahan digeser oleh tim asal Amerika Utara, Team Liquid. Hal ini jelas akibat dari keputusan Astralis yang melewatkan beberapa pertandingan counter strike global offensive.

Berkaitan dengan rumor ini, pihak Astralis sebenarnya sudah membantah dengan keras. Tak ada konflik kepentingan apa pun berkaitan dengan proses pemisahan dua entiti perusahaan ini. Pemisahan ini dilakukan dengan memperhatikan kebaikan masing-masing entiti, entah itu RFRSH Entertainment sebagai penyelenggara utama BLAST Pro atau Team sebagai pemain. Astralis akan fokus pada performa tim counter strike global offensive. Sementara Origen akan fokus pada performa tim Dota 2.

Pemisahan kedua entiti ini sebenarnya sudah direncanakan dalam waktu yang lama. Menurut Nikolaj, sudah sejak dua tahun lalu ia mempertimbangkan adanya pemisahan. Setelah tim berhasil menunjukkan permainan yang stabil, mereka harus berdiri sendiri. Sudah seharusnya penyelenggara turnamen dan tim tidak dalam satu kepemilikan. Ini demi menjaga stabilitas masing-masing entiti.

Pemisahan ini juga sekaligus menjadi kabar baik untuk tim Astralis sendiri. Dengan adanya pemisahan ini, tim ini tidak akan lagi mendapat ejekan sebagai BLASTRALIS. Kemenangan yang mereka dapatkan di BLAS Pro series berikutnya pun murni karena kemampuan, bukan karena berada di perusahaan yang sama. Tak hanya itu, Astralis pun bisa lebih bebas dalam mengikuti kejuaraan counter strike global offensive lainnya.

Seperti yang kita tahu bersama, peringkat Astralis sekarang ini turun di posisi ketiga terbaik dunia. Padahal, beberapa waktu lalu, Astralis sempat menjadi tim tak terkalahkan dengan mengamankan tahta pemain terbaik dunia selama lebih dari satu bulan. Seiring dengan kabar pemisahaan ini, diharapkan tim ini kembali menjadi tim terbaik dunia. Sudah banyak turnamen menunggu di depan.

Leave a Reply