Sukses Tambah Gelar, Kejayaan Astralis Kembali?

Dexerto

Turnamen akbar Counter Strike: Global Offensive bertajuk StarLadder Berlin Major 2019 baru saja usai. Seperti yang sudah banyak diprediksi, Astralis kembali menjadi juara untuk turnamen bergengsi yang satu ini. Tim asal Denmark ini sukses menghajar AVANGAR di babak final dan berhasil meraih trofi kemenangan untuk kesekian kalinya. Lewat kesuksesan ini, apakah Astralis akan kembali jadi raja di ranah esports CS: GO?

Dilansir dari liquyipedia.net, revivbaltv.id, dan hltv.org, kemenangan Astralis bukan hal yang istimewa. Seperti yang telah kita ketahui bersama, tim asal Eropa ini memang jarang sekali kalah. Dari berbagai turnamen yang mereka ikut, Astralis tidak pernah mengecewakan. Akan tetapi, tahun 2019 ini sepertinya menjadi tahun yang kurang menguntungkan bagi Astralis. Sedikitnya turnamen yang mereka ikuti membuat tahta sebagai tim Counter Strike: Global Offensive terbaik digeser oleh Team Liquid.

Dexerto
Dexerto

Kali ini, pada turnamen StarLadder Berlin Major 2019, Astralis seolah ingin mengingatkan kembali bahwa mereka masih tetap tim terbaik. Di babak perempat final, laga paling ditunggu-tunggu tiba, yakni pertarungan melawan Team Liquid. Tak butuh usaha ekstra, Astralis langsung menumbangkan Team Liquid dengan skor penuh, yakni 2-0.

Di depan Astralis, Team Liquid kembali kehilangan taringnya. Team Liquid yang saat ini sedang on fire sepertinya gagal untuk menahan serangan mematikan dari Astralis. Kemenangan ini sekaligus membawa Astralis lolos ke babak semifinal.

Di babak semi final, pertandingan pun dilalui dengan mudah oleh Astralis. Lawan mereka kali ini adalah NRG Esports. Tanpa basa basi, NRG pun berhasil dikalahkan dengan skor penuh, yakni 2-0. Kemenangan yang juga menjadi bukti bahwa Astralis tak bisa dianggap remeh.

Dexerto
Dexerto

Lalu, di babak final, Astralis dipertemukan dengan AVANGAR, tim asal Kazakhstan yang pada turnamen StarLadder Berlin Major 2019 ini bermain dengan sangat baik. Hampir menjadi tim underdog, perjuangan AVANGAR berhasil dijegal oleh Astralis.

Perjuangan mulus Astralis pada turnamen ini adalah pembuktian yang wajib kita apresiasi bersama. Usai huru-hara yang menimpa timnya, Astralis perlahan-lahan berusaha mengambil kembali posisinya di ranah esports Counter Strike: Global Offensive. Turnamen Starladder Berlin Major 2019 ini pun membawa perubahan peringkat untuk beberapa tim.

Dalam ranking Counter Strike: Global Offensive dunia versi HLTV, Team Liquid masih bertahta sebagai tim terbaik. Kekalahan dalam turnamen terakhir sepertinya tak mengurangi jumlah poin yang berhasil mereka kumpulkan. Sementara itu, Astralis berhasil melompat dua peringkat ke posisi kedua tepat dibawah Team Liquid. Disusul oleh NRG Esports yang juga melompat dua peringkat di posisi ketiga.

Dexerto
Dexerto

Team Vitality dan ENCE yang bermain kurang bagus selama turnamen major ini pun harus turun dua peringkat, yakni di posisi keempat dan kelima. Sementara AVANGAR berhasil melompat jauh ke atas dan saat ini menduduki posisi ke-6 terbaik dunia. Sangat mengejutkan bukan?

Perjuangan Astralis untuk merebut kembali tahta sebagai tim terbaik dunia masih belum usai. Pada tahun 2019 ini, Astralis masih harus menghadapi beberapa pertandingan, di antaranya adalah ESL One: New York 2019, DreamHack Masters Malmo 2019, ESL Pro League Season 10 – Europe, BLAST Pro Series: Copenhagen 2019, dan Intel Extreme Masters XIV – Beijing. Jika Astralis bermain konsisten dalam setiap turnamen, tahta yang selama ini mereka jaga akan kembali menjadi milik Astralis.

Trofi StarLadder Major Berlin 2019 seolah menjadi jalan pembuka bagi Astralis untuk kembali menjadi tim terbaik dunia. Akankah hal tersebut segera tercapai? Kita tunggu saja kelanjutan kisah Astralis.

Leave a Reply