Susul Zeus, Kane pun Turun Setelah BLAST Pro Moscow

Kali ini, tim Natus Vincere sepertinya memang harus banyak membuat perubahan dan menyusun strategi baru. Pasalnya, setelah kabar mengejutkan tentang Danylo “Zeus” Teslenko yang memutuskan untuk pensiun, kini tim asal Ukraina tersebut juga diketahui harus kehilangan pelatih mereka. Susul Zeus, Mykhailo “Kane” Blagin juga dikabarkan akan turun setelah turnamen BLAST Pro Series Moscow.

Tidak ada yang mengira bahwa tim dengan ciri khas seragam kuning hitam tersebut akan kehilangan dua orang penting sekaligus. Kabar kepergian Zeus sebagai kapten tim Counter Strike: Global Offensive sudah sangat mengejutkan. Kali ini, disusul kabar mengejutkan lain yang menyatakan bahwa mereka pun akan kehilangan pelatihnya.

Nama Mykhailo “Kane” Blagin termasuk nama yang sudah sangat dikenal oleh komunitas Counter Strike: Global Offensive. Ia sudah mempunyai latar belakang yang cukup panjang dalam ranah CS: GO. Sebelum memutuskan untuk banting stir menjadi pelatih tim CIS, Kane pernah mengambil peran sebagai pemain selama kurang lebih 5 tahun. Pengalamannya di cabang esports ini pun sudah tak diragukan lagi.

NAVI

Melalui unggahan di dalam situs resmi tim asal Ukraina ini, Kane tak lupa mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. Ia sangat senang karena telah diberi kesempatan untuk melatih salah satu tim terbaik yang dikenal di seluruh dunia. Tak lupa ia pun mengucapkan selamat tinggal kepada para pemain dan fans yang sudah setia mendukungnya juga tim Natus Vincere.

Kariernya di Natus Vincere bisa dibilang cukup memuaskan. Ia mulai memperkuat tim Counter Strike: Global Offensive Natus Vincere sejak 9 Agustus 2017. Itu berarti sudah lebih dari 2 tahun ia bersama tim asal Ukraina tersebut.

Tahun 2019 ini memang bukan tahun yang cukup baik baginya. Kane juga sempat menyatakan kekecewaannya karena tidak berhasil memenangkan trofi major. Di turnamen BLAST Pro Series 2019, Kane masih tetap berharap bahwa dirinya bisa memberikan yang terbaik untuk timnya. Ini menjadi kesempatan terakhirnya untuk memberikan sesuatu yang berarti kepada timnya.

Meski gagal memberikan trofi major untuk tim kesayangannya tersebut, perjuangan Kane dan rekan satu timnya patut diacungi jempol. Dari pertama kali bergabung dengan Natus Vincere hingga sekarang, Kane sudah cukup memberikan banyak prestasi untuk Natus Vincere.

Pada tahun 2018, misalnya, tercatat bahwa Natus Vincere mampu membawa pulang beberapa trofi. Kompetisi yang berhasil dimenangkan di antaranya adalah ESL Cologne, BLAST Pro Copenhagen, StarSeries & i-League CS: GO Season 5, dan beberapa lainnya. Di bawah asuhan Kane, tahun 2018 menjadi tahun yang cukup baik untuk Natus Vincere.

Karier Kane di dunia esports profesional sendiri sudah dimulai pada 2004 lalu saat game ini masih bernama Counter Strike. Ia tercatat sempat membela Virtus Pro dan Pro100. Sampai pada tahun 2009 lalu, ia vakum sejenak.

indosport

Pada tahun 2016, Kane memulai debutnya sebagai pelatih. Tim pertama yang ia asuh adalah FlipSid3 Tactics (Coach). Tak bertahan lama di tim tersebut, Kane pun pindah ke Gambit Esports selama kurang lebih satu tahun. Terakhir, ia membela Natus Vincere hingga sekarang. Lalu, akankah Kane akan benar-benar pensiun atau justru pindah ke tim baru? Tidak ada yang tahu.

Yang jelas, saat ini Natus Vincere sedang mencari bakat baru untuk menggantikan dua punggawa mereka. Siapa pemain yang akan segera menggantikan posisi Zeus dan Kane? Ikuti terus perkembangan beritanya di sini.

Leave a Reply