Team Liquid Raih 2 Gelar Juara dan Tekuk Vitality

Kemenangan Team Liquid dalam ESL One Cologne, sekali lagi, menjadi kabar gembira untuk para penggemar. Pada pertandingan final mereka dipertemukan kembali dengan Vitality. Berbekal kemenangan-kemenangan sebelumnya, Team Liquid pun bertanding dengan sangat percaya diri. Pada akhirnya kemenangan pun lagi-lagi menjadi milik Team Liquid.

Tahun ini sepertinya memang menjadi tahun yang sangat baik untuk divisi Counter Strike Global Offensive Team Liquid. Tak disangka-sangka, tim asal Amerika Serikat ini berhasil mendominasi kejuaraan dan memperoleh berbagai gelar juara. Banyak komunitas lebih menjagokan tim asal Eropa untuk memenangkan berbagai turnamen CS: GO tahun ini. Ternyata, Team Liquid berhasil mengejutkan para komunitas dengan performa yang apik dan dominasi juara.

Dominasi Team Liquid ini mulai nampak jelas pada turnamen IEM Sydney yang sudah diselenggarakan pada April lalu. Tim yang diperkuat oleh Stemie2K tersebut akhirnya berhasil memenangkan 4 dari 5 turnamen yang diselenggarakan Intel Grand Slam tahun ini.

ESL One Cologne akhirnya berhasil dilangsungkan. Kejuaraan ini masih satu bagian dari Intel Grand Slam. ESL One Cologne juga menjadi salah satu turnamen besar yang sangat diperhatikan oleh komunitas CS: GO di berbagai dunia. Dengan perjuangan yang besar pada babak penyisihan, akhirnya Team Liquid bertemu dengan Vitality pada babak final.

Vitality sendiri bukan tim abal-abal. Ia merupakan pemenang ECS Season 7 setelah mengalahkan FURIA. Rankin dunia untuk tim CS: GO Vitality juga selalu berada pada posisi 5 besar dunia. Ini tentu menjadi lawan yang cukup berat untuk Team Liquid dari semua pertandingan yang dilakoninya. Bagaimana garis permainan antara Team Liquid dengan Vitality?

Pertandingan ronde pertama dimulai di Overpass. Game pertama ini sepertinya menjadi game yang menguntungkan untuk team Liquid. Mereka berhasil memenangkan pertandingan dengan mudah. Skor akhir untuk babak pertama adalah 16-6.

Akan tetapi, lanjut di babak kedua, Team Liquid tidak berhasil memukul mundur pasukan yang dipimpin oleh NBK- ini. Vitality terus melakukan serangan hingga mampu mengamankan ronde kedua. Skor untuk ronde kedua ini adalah 17-9.

Di babak ketiga, map Inferno menjadi saksi pertempuran final tersebut. Kali ini, poin yang dikumpulkan oleh Team Loquid di sisi CT akhirnya berbuah manis. Kemenangan pun akhirnya mereka dapatkan. Skor terakhir adalah 16-10 yang mana Team Liquid menjadi pemenangnya.

Akhirnya, keduanya sampai pada babak keempat. Dengan berbekal dua kemenangan sebelumnya, Team Liquid melangkah mantap di babak keempat. Kemenangan pun berhasil diraih dengan sangat mudah. Skor babak keempat adalah 16-8. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-1. Kemenangan pun akhirnya diraih oleh Team Liquid.

Kemenangan pada ESL One Cologne ini sekaligus menjadi kemenangan kedua untuk Team Liquid melawan Vitality. Dalam gelaran Intel Grand Slam, kemenangan ini sekaligus menjadi trofi keempat yang berhasil diraihnya. Posisi Team Liquid dalam ranking dunia HLTV pun semakin kuat. Ia tetap mengamankan posisi pertama dunia menurut ranking HLTV. Vitality berada tepat di bawah Team Liquid. Sementara posisi ketiga dan keempat ditempati oleh Astralis dan juga ENCE.

Roster Counter Strike Global Offensive yang diisi oleh nitr0, EliGE, Twistzz, NAF, dan Stewie2K memang sedang dalam kondisi yang sangat baik. Kerja sama yang apik antar pemain menjadi modal utama yang bisa membawa tim ini mengoleksi banyak trofi juara. Popularitas Team Liquid pun berhasil mendunia.

 

Leave a Reply