Team Vitality Raih Juara ECS Season 7 Finals

Turnamen Esports Championship Series Season 7 Finals baru saja usai. Team Vitality berhasil membawa pulang trofi juara setelah menjatuhkan FURIA dengan skor map Inferno 16-9 dan map Overpass 16-4. Dengan kemenangan ini, Team Vitality berhasil membawa pulang hadiah berupa uang tunai sebesar US$ 225,000 atau sekitar kurang lebih Rp 3.2 miliar rupiah. Sementara itu, FURIA yang berada di posisi runner up mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar US$ 100.000 atau sekitar kurang lebih Rp 1.4 miliar.

Kemenangan Team Vitality ini sekaligus mengukuhkan posisi Eropa dalam pertandingan ECS. Regional Eropa sepertinya memang lebih unggul daripada Amerika Utara. Pada ECS Season 6 kemarin, tim asal Eropalah yang menjadi juara, yaitu tim Astralis. Di season berikutnya, giliran Team Vitality asal regional Eropa yang menjadi juara.

 

Turnamen ECS musim ketujuh ini diikuti oleh 8 tim yang terbagi menjadi dua regional, yaitu Eropa dan Amerika Utara. Tim yang mewakili regional Eropa adalah Astralis, North, Team Vitality, dan Ninjas in Pyjamas. Lalu, tim yang mewakili regional Amerika Utara adalah Complexity Gaming, FURIA Esports, NRG Esports, dan MiBR. Wakil dari masing-masing regional merupakan tim Counter Strike Global Offensive terbaik. Pertandingan yang telah berakhir ini termasuk pertandingan yang cukup menarik.

Delapan tim yang bertanding ini dibagi menjadi 2 group, yaitu group A dan B. Group A adalah NRG Esports, FURIA Esports, Astralis, dan Ninjas in Pyjamas. Sementara itu, Group B terdiri dari Nort, Team Vitality, Complexity Gaming, dan MiBR. Team Vitality dan FURIA lah yang berhasil mengamankan posisi sebagai dua tim teratas untuk melangkah ke babak final. Dua tim ini masing-masing mewakili regionalnya.

Vitality berhasil memperoleh kemenangan setelah mengalahkan FURIA pada 2 game pertama. Ini bisa disebut Best of Three (Bo3). Berada pada map Inferno dan Overpass, Team Vitality berhasil memenangkan dua pertandingan awal sekaligus sehingga mencegah terjadinya permainan ketiga, yaitu Map Vertigo.

Tim Vitality diperkuat oleh ZywOo, ALEX, apEX, EpK, dan NBK-. Di sisi musuh, tim FURIA diperkuat oleh KSCERATO, VINI, avlej, yuurih, dan arT. Map pertama ini sebenarnya adalah map yang menjadi favorit tim Furia. Pada awal pertandingan, Kaike “KSCERATO” Cerato berhasil mendapatkan clutch dengan keadaan 1 VS 4.

Sayangnya, saat melangkah ke ronde berikutnya, Vitality berhasil membalikkan keadaan. Bahkan, tim asal Eropa ini bera memenangkan 7 ronde secara berturut-turut. Tak mau kalah, FURIA pun bangkit untuk melawan sehingga mampu memenangkan first half dengan mencapai skor 8-7.

Lagi-lagi, Team Vitality bisa membalikkan keadaan setelah mengubah strategi dengan bermain menjadi Terrorist. Tim ini berhasil menghancurkan pertahanan lawan dengan sangat mudah sehingga bisa menutup kemenangan di map pertama dengan skor 16-9.

Lanjut ke map kedua, yaitu Map Overpass, yang menjadi map kesukaan Team Vitality, pertandingan pun semakin mudah untuk tim ini. Pada first half, tim Vitality mendapatkan skor 11-4. Lanjut ke second half, FURIA masih belum bisa membalikkan keadaan. Justru Team Vitality bermain tanpa ampun dengan tidak memberikan kesempatan pada FURIA untuk menambah poin. Sampai pertandingan ini berakhir, skornya adalah 16-4.

Kemenangan yang sempurna berhasil diraih oleh Team Vitality pada ECS Season 7 Finals. Berkat kemenangan tersebut, ZywOo pun berhasil mendapat predikat sebagai MVP. ZywOo telah berhasil menunjukkan kemampuannya pada turnamen kali ini sehingga berhasil membawanya menjadi Most Valuable Player.

 

Leave a Reply