Tim CS: GO Indonesia Terhenti di Berlin Major

Pada kejuaraan Valve Major ke-15, seluruh tim sedang mengikuti kualifikasi Asia Minor Championship supaya bisa lolos ke liga utama di StarLadder Major Berlin 2019. Sayangnya, harapan Indonesia untuk bisa sampai ke liga utama telah gugur. Seluruh tim CS: GO Indonesia telah kalah pada babak kualifikasi terbuka.

Beberapa tim memang hampir saja lolos babak penyisihan, tetapi mereka belum bisa memantapkan langkahnya untuk menjadi pemenang dalam babak kualifikasi. Seluruh tim pun terpaksa harus puas hanya sampai pada babak kualifikasi. Berikut ini adalah perjalanan tim CS: GO Indonesia pada tahap kualifikasi liga StarLadder Major Berlin.

BOOM ID.

Perjalanan salah satu tim terbaik di Indonesia kali ini tak begitu mulus. Tim yang terdiri dari 6fingers, f0rsakeN, kyloo, gruvee, dan mindfreak terhenti pada babak kualifikasi Major tahun ini. Mereka kalas atas tim asal Singapora, AOSES, dengan skor yang sangat tipis pada babak 16 besar. Selanjutnya pada kualifikasi terbuka yang kedua, mereka juga mendapat kesialan dengan bertanding menghadapi tim campuran Singapura/Malaysia yang sangat kuat. Skor terakhir 14 – 16 pada babak 64 besar.

Syntax Gaming

Tim yang sudah cukup berpengalaman dalam scene CS: GO Indonesia ini juga harus takluk pada babak 8 besar. Tim yang diisi Rapheleen, FW, Famouz, Synder, dan Fatpenguin ini terhenti pada babak 8 besar setelah kalah melawan Maple. Salam satu tim CS: GO terbaik asal Thailand. Tim ini juga diisi oleh Reality Jesus^, seorang mantan pemain PB paling top di Thailand. Pada babak kualifikasi terbuka, Syntax Gaming juga kalah dari tim asal Thailand lainnya, yaitu Astro pada babak 16 besar.

Recca Esports

Tim ini menjadi satu-satunya tim yang hampir saja lolos dalam liga Major. Recca Esports terpaksa harus mengakui kekalahan pada kualifikasi babak pertama saat melawan tim asal Vietnam, NHome. Akan tetapi, pada babak kualifikasi yang kedua, selangkah lagi mereka bisa masuk ke babak kualifikasi tertutup. Sayangnya, langkah mereka berhasil dihentikan juga oleh tim Maple yang sebelumnya juga telah mengalahkan Syntax Gaming.

Rexdan Esports

Satu-satunya organisasi esports Indonesia yang berhasil menunjukkan performa yang cukup baik, adalah Rexdan Esports. Tim ini berhasil melampaui ekspektasi masyarakat. Sayangnya, mereka juga harus kalah pada babak 32 besar di kualifikasi pertama maupun kedua. Mereka kalah dari tim asal Vietnam, T-Shift dan tim asal Indonesia, EVOS Esports.

TEAMnxl

Tim yang cukup legendaris di Indonesia ini juga terpaksa harus berhenti pada babak 32 besar setelah kalah melawan tim asal India, SRA dan tim asal Brunei Darussalam, GFS_BN. Meski begitu, tim ini sudah berhasil memenuhi ekspektasi. Ke depan tim ini diharapkan bisa melakukan pertandingan yang lebih baik lagi sehingga bisa lolos ke liga yang lebih tinggi.

EVOS Esports

Tim ini memang kurang begitu terdengar namanya beberapa waktu belakangan ini. Akan tetapi, kali ini mereka sudah bekerja cukup baik. EVOS Esports hanya mengikuti kualifikasi kedua dengan hasil yang cukup baik, yaitu sampai pada babak 16 besar. Sayangnya, tim ini juga harus kalah oleh tim Maple, tim andalan asal Thailand. Tim Maple ini memang sudah banyak menumbangkan tim-tim asal Indonesia.

Demikian adalah sekilas perjalanan tim Indonesia dalam liga Major yang diselenggarakan oleh Valve. Meskipun langkah mereka telah terhenti, diharapkan semangat mereka untuk terus maju tidak akan pudar.

 

Leave a Reply