Tim CS: GO Spanyol, Queso, Resmi Dibubarkan

Pada Selasa, 21 Mei 2019 lalu, CS: GO Queso resmi dibubarkan. Organisasi esports asal Spanyol, Queso telah secara resmi berpisah dengan tim CS: GO-nya. Hal ini adalah akibat dari ulah pemain Queso yang sudah terbukti melakukan skandal throwing saat mengikuti kejuaraan Spanish LVP Superliga Orange. LVP, selaku penyelenggara kejuaraan tersebut, telah melakukan investigasi lebih lanjut. Hasil investigasi tersebut secara jelas membuktikan bahwa pemain CS: GO benar-benar melakukan throwing.

Match yang mempertemukan tim Queso dengan Tenerife Titans berhasil dimenangkan oleh tim Tenerife Titans. Skor kemenangan pun sangat tipis, yaitu hanya 16 – 14. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, tim Queso ternyata secara sengaja mengalah supaya tidak mengikuti pertandingan melawan tim lebih kuat di upper bracket.

Ringkasan Kasus Throwing oleh  Tim CS: GO Queso

Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa modus utama para pemain CS: GO melakukan tindakan throwing adalah Queso ingin kalah supaya tidak bertemu dengan tim Counter Strike Global Offensive yang lebih unggul, yaitu Giants, di upper bracket. Mereka sengaja ingin kalah supaya masuk lower bracket dan memungkinkan agar Queso tetap mendapatkan peringkat yang lebih tinggi.

Kekalahan yang disengaja tersebut dimaksudkan supaya tim Queso tidak bertemu dengan tim kuat Giants di level upper bracket yang akan menjadi lawan paling berat mereka. Tindakan ini memang sudah terindikasi skandal throwing karena pemain tidak melakukan pertandingan secara fair play.

LVP Menemukan bukti kuat adanya tindakan throwing melalui chat yang mencurigakan oleh para pemain Queso selama pertandingan. Ada kata-kata seperti “ah, sulit sekali untuk bisa kalah dalam rone ini,” “sulit sekali untuk tak mendapatkan kill.” “kita akan coba throw nanti di CT side”. Ini menjadi bukti kuat bahwa tim Queso memang melakukan throwing.

Untungnya, kasus ini tidak diperparah dengan adanya judi yang mungkin dilakukan atas match Queso dengan Tenerife Titans. LVP Sudah mengkonfirmasi hal ini dengan ESIC (Esport Integrity Coalition yang menyatakan bahwa tidak ada judi apa pun yang dipasang oleh kelima pemain CS: GO Queso atas match ini di berbagai website betting.

Reaksi Organisasi Esports Queso atas Tindakan Pemain CS: GO-nya

Sebagai organisasi yang menaungi kelima pemain CS: GO tersebut, Queso tentu tidak tinggal diam. Setelah kelima pemain tersebut terbukti melakukan tindakan throwing, organisasi ini pun melepas kelima roster CS: GO andalannya secara permanen. Sangat disayangkan memang. Akan tetapi, ini menjadi keputusan terbaik yang bisa dilakukan organisasi Queso. Bagaimanapun, tindakan mereka telah mencoreng nama baik Queso.

Tim Queso secara resmi telah meminta maaf kepada semua komunitas atas semua yang telah terjadi. Organisasi tidak menyangkal atau mengajukan banding atas keputusan LVP. Organisasi esports ini juga telah secara resmi menyatakan bahwa mereka telah melepas kelima pemain dengan asalan kedisiplinan. Kelima pemain terbukti melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai organisasi.

Sementara itu, LVP yang merupakan penyelenggara pertandingan juga akan membatasi kelima pemain tersebut untuk bisa bermain di pertandingan lain yang diselenggarakan LVP ke depannya. Kelima pemain, yaitu shhhack, emenk, sc4rx, sausol, dan arki, tanpa sadar telah melakukan kesalahan fatal yang akan sangat berpengaruh pada karir mereka ke depannya.

Jika melihat kembali pertandingan lain, tindakan seperti ini memang cukup sering ditemukan. Kasus ini bisa dijadikan pelajaran bersama supaya para pemain bisa bermain dengan lebih sportif.

 

Leave a Reply