VAC Temukan 4 Juta Akun Curang di CSGO

Pada pertengahan tahun 2018, Valve Anti Cheat (VAC) sudah menemukan hingga 4 juta akun Counter Strike Global Offensive yang melakukan kecurangan. VAC sendiri adalah sebuah sistem yang dikembangkan langsung oleh Valve untuk mendeteksi akun-akun yang menggunakan Cheat dalam bermain game. Tak hanya itu, VAC juga bisa memberikan hukuman langsung untuk para pemain yang membuat program cheat atau menggunakan cheat. Dengan begitu, para pemain diharapkan bisa lebih adil lagi dalam memainkan game Counter Strike Global Offensive.

Sampai pada akhir bulan mei lalu, VAC sebenarnya telah mendeteksi sekaligus memblokir lebih dari 500 ribu akun. Akun-akun tersebut terbukti menggunakan program cheat. Satu bulan berlalu, angka 500 ribu ini bertambah pesat menjadi 4 juta akun pada akhir bulan Juni 2019. Akun-akun tersebut pun sudah mendapatkan hukuman dari VAC berupa pemblokiran akun.

Jika Anda melihat grafk yang ada pada VAC Banned, Anda akan menemukan fakta yang cukup unik. Berdasarkan grafik tersebut, ada sebanyak 538 ribu akun yang sudah terkena banned oleh VAC sepanjang bulan Mei 2019. Lalu, sepanjang tahun 2019, grafik tersebut naik ke angka 3.907.927 akun yang telah diblokir. Ini tentu bukan jumlah yang sedikit bukan? Hampir 4 juta akun Counter Strike Global Offensive yang sudah mendapatkan hukuman dari VAC.

Mengapa peningkatan ini bisa sangat drastis? Dalam waktu satu bulan, jumlah kecurangan yang awalnya sekitar 500 ribuan naik sampai dengan 4 jutaan. Jika kita melakukan pengamatan sekilas, kenaikan ini dipicu oleh status game yang awalnya berbayar menjadi free to play. Kemudahan untuk mengakses permainan membuat beberapa pemain baru ikut bergabung. Mungkin karena masih kesulitan memainkan permainan ini, mereka pun akhirnya menggunakan program cheat untuk bisa memenangkan pertandingan dengan mudah. Mereka mungkin tak tahu bahwa Valve juga mempunyai VAC yang akan membuat game yang dikembangkannya makin aman dari pemain curang.

Lalu, bagaimana respon dari para pemain yang tertangkap menggunakan cheat? Anda bisa melihat rangkaian diskusi para pemain di halaman Stream Community. Beberapa pemain ada yang mengaku bahwa mereka mengalami banned yang salah sasaran karena merasa tidak pernah menggunakan cheat dan ada juga yang meminta akunnya untuk dipulihkan. Lalu, ada juga salah satu akun cheater yang tertangkap basah oleh Valve Anti Cheat. Akun tersebut telah membuat dan mengembangkan program cheater. Ironisnya lagi, sudah banyak sekali pemain lain yang mengunduh program cheater ini. Bahkan, jumlah unduhan tersebut sudah mencapai lebih dari 11 ribu kali.

Meski begitu, sistem VAC juga menerima banyak kritikan dari para pemainnya. Meski sudah ada angka yang besar untuk menunjukkan kinerja mereka, masih ada saja pemain yang protes. Isi protes tersebut adalah karena masih banyak akun cheater yang belum terjaring.

Dalam hal ini, VAC sebenarnya sudah melakukan tugas yang tepat. Setiap hari, selalu saja ada akun-akun yang menggunakan cheater. Dengan adanya berbagai masukan dari komunitas, VAC pasti akan diperbarui lagi supaya lebih efektif dalam memberantas cheater.

Lalu, ada juga kekurangan dari VAC buatan Valve ini. Beberapa pemain menganggap bahwa Valve kurang tegas dalam memberikan hukuman. Mereka hanya memblokir akun. Si akun cheater bisa saja membuat akun baru untuk melakukan hal yang sama. Sangat berbeda dengan PUBG yang sudah berani melakukan pemblokiran akun sehingga si cheater tidak akan bali lagi menjadi pemain curang.

Itulah sedikit ringkasan mengenai kerja keras dar VAC. Apakah Anda adalah salah satu dari 4 juta akun yang diblokir?

 

Leave a Reply