Xccurate Resmi Diakuisisi BTR Gaming dari Tyloo

Kevin “Xccurate” Susanto akhirnya resmi diakuisisi oleh BTR Gaming. Pemain asal Indonesia yang berkarier di Tiongkok ini awalnya merupakan pemain Tyloo. Sayangnya, ia harus masuk ke bangku cadangan setelah Tyloo mendatangkan dua pemain Counter Strike: Global Offensive baru.

Tak lama berada di bangku cadangan, akhirnya Xccurate menemukan rumah baru. BTR Gaming memboyongnya dari Tyloo untuk memperkuat divisi CS: GO mereka. Seperti yang kita ketahui bersama, BTR Gaming juga merupakan salah satu tim esports yang cukup kuat di Tiongkok. Dengan kedatangan Xccurate, tim ini diharapkan bisa semakin bersinar lagi.

Berita tentang pindahnya Xccurate dari Tyloo ke BTR Gaming bisa kita lihat melalui postingan akun twitter pribadi milik Xccurate. Dalam postingannya tersebut, ia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Tyloo yang sudah memberikan kesempatan untuknya. Ia senang bisa bermain dan juga berpartisipasi dalam turnamen-turnamen nasional maupun internasional bersama Tyloo.

Tak hanya dari twitter pribadi Xccurate, berita kepindahannya juga diposting di akun twitter resmi Tyloo. Dalam postingan akun resmi Tyloo, manajemen mengumumkan bahwa Xccurate akan ditransfer ke BTR Gaming. Tak lupa, Tyloo juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Xccurate. Manajemen juga mendoakan supaya Xccurate bisa memberikan yang terbaik untuk BTR Gaming ke depannya.

Pada hari yang sama, BTR Gaming juga memposting tentang kepindahan Xccurate dari Tyloo. Pengumuman dari ketiga pihak ini tentu semakin mempertegas bahwa kali ini Xccurate tidak lagi bersama Tyloo, tetapi sudah menjadi bagian dari BTR Gaming.

Sejak memutuskan pindah dari Recca Esports pada tahun 2018 silam, Xccurate sudah 18 bulan membela Tyloo. Dalam waktu tersebut, kontribusi Recca tak bisa diremehkan. Ia dan tim Tyloo berhasil bermain bagus dalam New Legends Stage dalam FACEIT Major. Tyloo juga berhasil masuk ke semifinal IEM Sydney 2018.

Bersama dengan BTR Gaming, Xccurate akan bermain menggantikan posisi BinJei “Cate” Wang. Cate nyatanya hanya bertahan selama 5 bulan dengan tim BTR Gaming. Kepergiannya membuat BTR Gaming memutuskan untuk mengakuisisi Xccurate dari Tyloo.

BTR Gaming sebelumnya sudah mempunyai satu pemain asal Indonesia. Pemain yang dimaksud adalah Adrian “adrnkiNg” Setiawan. AdrnkiNg sudah bergabung dengan BTR Gaming sejak bulan Mei lalu. Kedatangannya juga menggantikan salah satu pemain BTR Gaming, yaitu Erik “truth” Hansen Dyrnes. Dengan kedatangan Xccurate, BTR Gaming mempunyai dua pemain asal Indonesia.

Dalam dunia CS: GO, sebelumnya kita mengenal adrnkiNg sebagai pemain XCN Gaming. Karena scene kompetitif Counter Strike: Global Offensive di Indonesia tak juga membaik, ia pun memutuskan untuk ikut berkarier di luar negeri. BTR Gaming akhirnya memboyongnya untuk memperkuat tim tersebut.

Duet dari dua pemain Indonesia, Xccurate dan adrnkiNg diharapkan bisa membawa kontribusi yang baik untuk BTR Gaming. Sang kapten BTR Gaming, Anthony “ImpressioN” Lim juga mengungkapkan bahwa pengalaman Xccurate bisa membantu tim untuk bisa berkembang dan menjadi tim terbaik di Asia.

Setelah datangnya Xccurate, susunan pemain Counter Strike: Global Offensive BTR Gaming adalah sebagai berikut.

  1. ZhiTao “Drea3er” Zhang
  2. Kristjan “fejtz” Allsar
  3. Anthony “ImpressioN” Lim
  4. Adrian “adrnkiNg” Setiawan
  5. Kevin “Xccurate” Susanto
  6. Yan “Start” Zhang sebagai pelatih.

Apakah dengan kedatangan Xccurate BTR Gaming bisa menunjukkan performa yang bagus? Kita lihat saja nanti. Yang pasti, kini BTR Gaming mempunyai kekuatan penuh. Susunan pemain di atas sudah cukup kuat untuk bertanding dalam kejuaran Counter Strike: Global Offensive.

Leave a Reply