Pilihan Tim Bias Mewarnai WESG Counter-Strike: Global Offensive

Pertandingan besar WESG tentu menjadi ajang esports Counter Strike yang cukup besar. Dalam event ini 27 tim sudah diumumkan akan bertanding. Dalam pertempuran ini masing – masing tim akan berusaha berebut uang hadiah sebesar 890 ribu US Dollar.

Tim yang akan bertempur dalam panggung besar ini diantaranya adalah Ninjas in Pyjamas, G2 Esports, Fnatic, ENCE Esports dan MIBR. Sayangnya saat pengumuman blok tiap tim dikeluarkan, para pemain pro dihadapkan dengan susunan yang sedikit aneh.

wesg csgo

Dalam blok – blok grup, para tim besar dan unggulan banyak dijadikan satu, sedangkan tim tier tengah dipisahkan dalam satu blok lain. Pengelompokan ini tentu membuat para tim besar harus bertarung di awal dan menjatuhkan satu sama lain. Sedangkan para tim tier tengah bisa lebih mudah masuk ke babak berikutnya tanpa takut harus menghadapi tim unggulan.

Untuk contoh susunan blok, tim MIBR yang berasal dari Brazil dan memiliki ranking 11 dalam standar tim global dijadikan satu blok dengan AGO Esports, Kazakhstani team K 23, dan Isurus Gaming yang tidak ada di area ranking 30.

Sebagai kontras, tim unggulan Fnatic harus menghadapi tim ENCE. Kedua tim ini merupakan tim besar yang memiliki kemungkinan bertanding di grand final. Namun karena berada pada blok yang sama, hanya satu dari kedua tim ini yang bisa maju ke babak berikutnya.

wesg esports

Hal ini tentu membuat para pro bertanya – tanya apakah ada bias dalam alokasi tim di tiap blok. Kecurigaan ini diperkuat saat tim esports Counter Strike yang berasal dari Asia seperti CyberZen dari China, Absolute dari Jepang, and Alpha Red dari Thailand berada di grup sendiri dan jauh dari tim unggulan lain. Organisasi yang menyusun WESG kali ini memang berasal dari Asia dan hal ini membuat para fans tiap tim unggulan kesal.

Banyak orang berpendapat susunan blok seperti ini mungkin tidak masalah di tournament level menengah, tapi di ajang WESG ini, panggung yang tersedia terlalu besar untuk memainkan kartu favorite. Walaupun banyak komplain yang keluar, sepertinya event ini akan berjalan sesuai jadwal pada 11 Maret mendatang.

Leave a Reply