Tim RRQ Lepaskan Divisi CSGO dan AOV

RRQ CSGO

Di Indonesia sekarang ini esports tentu berkembang lebih baik daripada tahun – tahun sebelumnya. Walaupun begitu perkembangan esports di Indonesia lebih mendukung game satu daripada game yang lainnya. Hal ini terbukti dengan semakin tergerusnya game seperti Counter Strike GO (CSGO) dan AOV dibandingkan game seperti PUBG dan Mobile Legends.

Pergeseran game ini tentu membuat para tim yang sudah aktif dalam game tersebut terpaksa downsize untuk mengurangi biaya organisasi. Jika game seperti CSGO dan AOV kompetisinya menurun, hadiah turnamen yang akan didapatkan juga pastinya akan makin kecil. Jadi daripada fokus pada cabang game yang sedikit menghasilkan, banyak tim berubah lebih fokus ke PUBG dan Mobile Legends.

RRQ-AOV
RRQ

Hal inilah yang terjadi pada tim RRQ (Rex Regum Qeon). Pada tanggal 16 April 2019 lalu, tim ini telah mengumumkan bahwa mereka akan membubarkan divisi Arena of Valor dan Counter Strike Global Offensive. Pengumuman ini disampaikan lewat akun instagram official dari tim ini. Tanggapan para fans tentu sedih, tapi mereka tetap mengeluarkan support menanggapi pengumuman ini.

Rumor pembubaran kedua divisi ini sebetulnya sudah sayup – sayup ada, tapi rumor yang lebih kencang dibahas adalah kabar pembubaran divisi AOV dari RRQ. Rumor ini awalnya ramai di forum dan komunitas RRQ. Persebaran ini dimulai saat pamor game AOV mulai turun jika dibandingkan dengan Mobile Legends.

RRQ CSGO
RRQ

Dugaan ini diperkuat juga dengan tim RRQ yang masih mengandalkan pemain pinjaman dibandingkan rekrut pemain tetap. Tim yang melakukan pinjaman dalam jangka yang lama biasanya memiliki masalah. Entah itu masalah kontrak dengan pemain, budget untuk rekrut ataupun masalah management.

Pada ajang ESL Championship, Indonesia membawa perwakilan divisi AOV yaitu RRQ. Pada event itu, RRQ Binx (Bintang) sempat melakoni laga bersama SES yang bisa dibilang sebagai pemain pinjaman. Nah, Binx sendiri merupakan pemain tom AOV di Indonesia dan mampu menunjukan performanya yang baik. Binx juga tidak hanya bermain untuk RRQ pada saat itu, pada ajang ESL Championship, ia juga aktif pada ajang Clash of Nations bersama tim EVOS.

RRQ CSGO
RRQ

Berbeda beberapa saat dengan pengumuman dari RRQ official, Binx juga mengumumkan perpisahannya pada fans dari channel YouTube miliknya sendiri. Pengumuman yang dia utarakan tentu terasa berat bagi fans. Ia mengucapkan rasa terima kasih pada fans, tim RRQ dan juga semua orang yang terkait dalam usahanya aktif di esports AOV.

Walaupun menjadi berita yang lebih diperhatikan, RRQ divisi AOV tidak hanya satu – satunya yang bubar. Divisi Counter Strike dari tim ini juga ikut tutup karena kurangnya lapangan pertandingan dan penurunan interest game di Indonesia. Penutupan divisi CSGO ini tentu tetap disayangkan, tapi sepertinya lebih sedikit fans RRQ yang peduli.

Untuk divisi CSGO RRQ yang diisi oleh , ‘DubsteP’ Jayvee B. Paguirigan , ‘dispenser’ Kevin Te, ‘Frostmisty’ Albert Giovanni dan ‘Blaze’ Gary Dastin. Tim ini tercatat pada Web resmi milik RRQ  dengan gabungan player dari Indonesia, Filipina serta Mongolia. Sebagai tim multi-nationality ini tentu sering bertarung di tanah asing, walaupun prestasinya jarang disorot. Walaupun begitu tim ini sudah mencatatkan prestasi dengan mengambil peringkat 2 pada ajang Indonesia Esports Game 2018.

Leave a Reply